Arema FC Ajak Aremania Adakan Pesta Flare Terakhir pada Sore Ini

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Arema FC (Aremania) merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka menjuarai Piala Presiden di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 12 Maret 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pendukung Arema FC (Aremania) merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka menjuarai Piala Presiden di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 12 Maret 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Arema FC melakukan upaya edukasi dan kampanye antiflare pada pendukung fanatik Arema FC, Aremania. Peluncuran tim yang akan digelar sore ini, Minggu 23 Februari 2020, di Stadion Kanjuruhan, Malang, akan menjadi pesta flare atau pesta penyalaan kembang api bagi Aremania sekaligus sebagai yang terakhir sebelum Liga 1 2020 bergulir.

    Ketika kompetisi sudah bergulir, manajemen Arema FC tidak ingin ada lagi penyalaan flare. Hal ini mengingat musim lalu, Arema FC harus menerima sanksi denda yang cukup banyak dari penyalaan flare, kembang api, dan smoke bomb. Tim berjuluk Singo Edan itu harus membayar denda ke Komisi Disiplin PSSI  hingga mencapai RP 1 milyar.

    Tentu hal tersebut tak ingin terjadi lagi di Liga 1 2020 ini, manajemen Arema FC yang diwakili pengurus media, Sudarmadji, meminta untuk semua pihak mendukung aksi kampanye dan edukasi pada suporter untuk tidak menyalakan flare saat pertandingan.

    "Perilaku penyalaan flare ini membuat tim kena sanksi yang begitu besar. Setelah kita diskusi dengan semua pihak dan internal manajemen. Akhirnya kita balik, kita beri kesempatan suporter menyalakan flare di launching tim," kata Sudarmadji.

    "Makanya kita ada tagline 'Habiskan Flaremu Hari Ini Karena Esok Akan Jadi Jeda dan Aksi'. Ini sebagai bagian dari kampanye sekaligus edukasi kita tentang flare," ia menambahkan.

    Sudarmadji menambahkan penyalaan flare akan dilakukan saat perkenalan pemain Arema FC. Ajang peluncuran  tim akan menjadi pesta sekaligus perpisahan Aremania dengan flare, smoke bomb, dan kembang api. Pasalnya, di Liga 1 2020, penyalaan flare tidak akan ditoleransi lagi. "Kita perlu berpisah dengan flare dan smoke bomb karena membawa dampak negatif bagi tim," katanya.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.