Persebaya Serahkan Polemik Transfer Abduh Lestaluhu ke PSSI-LIB

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain belakang Timnas Indonesia, Abduh Lestaluhu seusai latihan bersama rekan-rekannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Pemain belakang Timnas Indonesia, Abduh Lestaluhu seusai latihan bersama rekan-rekannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Surabaya - Polemik terkait transfer Abduh Lestaluhu terus berlanjut. Setelah Persebaya Surabaya resmi mengumumkan pemain berstatus anggota TNI itu saat peluncuran tim pada 8 Februari, Ahad lalu giliran Persikabo 1973 memperkenalkan bek kiri 26 tahun  itu untuk musim kompetisi Liga 1 2020.

    Menanggapi hal tersebut, manajemen Persebaya Surabaya menyatakan telah menyerahkan masalah itu ke PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1. "Posisi kami menunggu proses lanjutan dari LIB maupun PSSI terkait Abduh," kata sekretaris Persebaya, Ram Surahman, kepada awak media, akhir pekan lalu.

    Ram menegaskan dua pekan lalu pihaknya telah mendaftarkan pemain asal Maluku itu ke PT LIB. Selain itu, manajemen Persebaya juga telah mengirimkan kronologis, salinan kontrak, serta bukti transfer. "Sekarang bola ada di tangan LIB atau PSSI untuk menengahi atau untuk menyelesaikan status Abduh," ujarnya.

    Dia berharap keputusan yang diambil PSSI dan PT LIB didasarkan pada bukti-bukti obyektif yang telah pihaknya kirimkan. "Artinya secara obyektif kan di Liga 1 ada regulasi, kami berpatokan ke itu, jadi ada law of the game, terus ada regulasi kompetisi, saya kira itu bisa jadi rujukan," kata pria asal Benjeng, Kabupaten Gresik, itu.

    Menurut Ram, proses perekrutan Abduh ke Persebaya sudah tak menyalahi regulasi. Sebab, pihaknya mengkontrak Abduh ketika statusnya sudah tidak lagi terikat kontrak dengan klub lamanya, Persikabo. "Kami merasa sudah dalam jalur, tidak ada masalah, dan karena itu Abduh juga berani tanda tangan kontrak dan juga menerima DP (uang muka)."

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?