Masuk dalam Kandidat Kapten Persib, Dedi Kusnandar Bilang Begini

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung, Dedi Kusnandar. (Instagram/@persib_official)

    Pemain Persib Bandung, Dedi Kusnandar. (Instagram/@persib_official)

    TEMPO.CO, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar, mengatakan enggan terlalu jauh memikirkan ihwal peluang menjadi kapten Persib di kompetisi Liga 1 2020. Dedi lebih memilih fokus memberikan penampilan terbaiknya saat dipercaya turun oleh pelatih Persib Robert Alberts.

    "Kalau itu (jadi kapten) saya tidak mau pikirkan, yang penting saya main maksimal. Itu bonus, terlepas dari siapa yang jadi kapten, yang penting tim ini menang dan bisa sama sama kompak di tim ini," kata Dedi seusai latihan rutin di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Kamis, 27 Februari 2020.

    Meski begitu Dedi tak menampik kalau dirinya dipilih menjadi kapten tentu ia akan memiliki tanggung jawab lebih dibanding pemain lainnya. Lantaran Dedi menjadi kepanjangan tangan pelatih di dalam lapangan hijau.

    "Terlepas dari keputusan pelatih, karena belum tahu siapa yang jadi kapten. Kalau jadi kapten tanggung jawab pasti ada, apalagi di Persib. Kita tahu bagaimana tekanan, motivasi, target dari Persib," ujarnya.

    Pemain asal Sumedang itu mengatakan dipilih jadi kapten atau tidak tetap saja sama dengan pemain lain, yakni harus tetap bekerja keras untuk bisa membawa kemenangan dalam setiap laga yang dijalani Maung Bandung. "Jadi kalau jadi kapten atau tidak ya sama aja sebagai pemain Persib," katanya.

    Persib bakal menjalani laga perdana Liga 1 kontra Persela Lamongan. Rencananya, laga itu bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Ahad, 1 Maret 2020, nanti. Dedi mengaku optimistis Persib bisa menekuk Persela dalam laga itu.

    "Pertandingan awal ini penting untuk tiga poin ini. Jadi target saya pribadi dan tim di awal pertandingan lawan persela bisa menang," ujar pemain Persib berusia 28 tahun itu.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.