PSM Makassar Vs PSS Sleman, Bojan Pasang Target Poin Penuh

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak (tengah) memberikan arahan kepada pemain pada sesi latihan di lapangan Stadion Mini Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa 28 Januari 2020. Latihan tersebut sebagai persiapan tim PSM Makassar melawan tim Lalenok United pada laga Play-Off Piala AFC 2020 di Stadion Pakansari, Rabu (29/1/2020). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak (tengah) memberikan arahan kepada pemain pada sesi latihan di lapangan Stadion Mini Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa 28 Januari 2020. Latihan tersebut sebagai persiapan tim PSM Makassar melawan tim Lalenok United pada laga Play-Off Piala AFC 2020 di Stadion Pakansari, Rabu (29/1/2020). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Makassar - PSM Makassar akan menjamu PSS Sleman dalam laga perdana Liga 1 2020 di Stadion Andi Mattalatta, Ahad, 1 Maret 2020. Pelatih Kepala PSM, Bojan Hodak mengatakan pertandingan pertama ini akan menjadi laga sulit dan keras.

    "Laga ini sulit dan keras bagi kami, tapi kami akan berikan terbaik," kata Bojan menjelang laga, Sabtu, 29 Februari 2020.

    Hodak mengaku telah mengetahui permainan tim Elang jawa secara garis besar meski kini telah berganti pelatih. PSS kini ditangani oleh Dejan Antonic, pengganti Eduardo Perez Morgan. Pergantian pelatih itu dilakukan dalam waktu singkat menjelang Liga 1 musim ini bergulir.

    "Tentu ada perubahan, PSS Slemen tim baik dan terorganisasi. Tetapi kami main di kandang, siapa pun lawan, kami harus jadi favorit," ujar pelatih asal Kroasia ini.

    Bojan menegaskan bahwa dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya pelatih membutuhkan 16 sampai 20 pemain. Alasannya, banyak kompetisi yang bakal diikuti sehingga jadwal itu bisa membuat pemain kelelahan. Karena itu, ia memasang target setiap laga harus meraih poin penuh dan mencetak gol.

    "Kami akan selalu mencoba memenangkan pertandingan dan mencoba clean sheet," tuturnya.

    Kendatu demikian, Bojan mengungkapkan, anak asuhnya kerap melakukan kesalahan individu. Namun kekuarangan itu sudah dia benahi. Dalam laga uji coba sebelumnya, skuad Juku Eja selalu membukukan banyak peluang. "Kami sudah mencoba melakukan perbaikan," ujarnya.

    Menyinggung soal kekuatan lawan, menurut Bojan, penyerang asing PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili patut diwaspadai. Ia pun menginstruksikan kepada para pemainnya untuk menghentikan gelandang yang kerap menyuplai bola ke arah penyerang yang haus gol itu. "Dia penyerang berbahaya tapi harus dapat suplai dari temannya, jadi kami hentikan orang itu," ujarnya.

    Penyerang PSM, Ferdinand Sinaga, mengungkapkan bahwa pemain sudah siap bekerja keras dan menjalankan instruksi pelatih demi meraih tiga poin di laga perdana. Apalagi timnya bermain di hadapan ribuan suporter.

    “Sudah lama kami nantikan main di kandang dan disaksikan ribuan suporter. Kami akan berikan terbaik menangkan laga ini,” kata Ferdinand. Ia berharap mendapat kepercayaan pelatih untuk tampil besok, sehingga bisa bekerja sama dengan pemain lain.

    Dalam laga nanti, Ferdinand akan menghadapi mantan rekannya, bek Aaron Evans yang musim ini bermain untuk PSS Sleman. “Aaron Evans memang sempat membela PSM, tapi sekarang kami beda bendera. Dalam lapangan harus berikan terbaik, siapa lebih baik dalam lapangan, siapkan mental (Aaron),” ucapnya.

    DIDIT HARYADI

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.