Jadon Sancho Diminati Banyak Klub, Begini Respons Dortmund

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Jadon Sancho. REUTERS

    Jadon Sancho. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan Jadon Sancho bersama Borussia Dortmund musim ini cukup menjanjikan. Hingga pekan ke-24 Bundesliga, pemain berusia 19 tahun itu sudah bikin 14 gol.

    Gol paling anyar ia ciptakan ketika Dortmund menjamu Freidburg di Westfalen, Sabtu pekan lalu. Gol semata wayang Sancho itu jadi penentu kemenangan Dortmund.

    Sancho pun kini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara top skor Bundesliga. Dia hanya kalah oleh striker Bayern Muenchen, Robert Lewandowski, dengan 25 gol dan penyerang Red Bull Leipzig, Timo Werner, yang mengumpulkan 21 gol.

    Lebih mengesankan lagi, sejauh ini Sancho juga sudah membuat 15 umpan. Walhasil, pemain kelahiran London, Inggris, itu sudah terlibat dalam 29 gol Die Borussen di Bundesliga pada musim ini.

    Ditambah penampilannya di Liga Champions dan kompetisi domestik Jerman lainnya, Sancho sudah mengoleksi total 17 gol dan 18 assist dalam 33 kali penampilan. Sancho pun tercatat selalu bikin gol dalam tujuh laga kandang terakhir.

    Penampilan apik Sancho ini tentu saja bikin fan Dortmund lega. Kemenangan tipis 1-0 atas Freidburg membuat mereka tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 48 poin, hasil dari 14 kemenangan, 6 kali imbang, dan 4 kekalahan. Dortmund terpaut empat angka dari Bayern yang saat ini berada di puncak klasemen.

    Selain itu, ketajaman Sancho membuat sejumlah media Inggris heboh. Mereka mengaitkan penampilan apik pemain tim nasional Inggris itu dengan sejumlah klub Liga Primer.

    Ya, Manchester City, Manchester United, dan Chelsea dikabarkan sangat tertarik mendatangkan Sancho pada bursa transfer musim panas mendatang.

    Namun, menurut media Inggris Mirror, Sancho sepertinya sulit menoleh ke Manchester City. Musababnya, dia dinilai masih menyimpan rasa sakit hati kepada The Citizens. Sancho merupakan pemain jebolan akademi City. Tapi dia memilih pindah ke Dortmund karena sulit menembus tim inti.

    Selain itu, City ada kemungkinan besar tak akan tampil di Liga Champions dalam dua musim mendatang karena mendapat sanksi dari Asosiasi Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA). City terbukti curang dalam penerimaan dan pengelolaan duit sponsor.

    Masih merujuk pada Mirror, Sancho bisa jadi akan melirik tawaran dari Manchester United. Meski Setan Merah belum tentu tampil di Liga Champions, setidaknya kubu Old Trafford sudah menyiapkan gaji besar untuk Sancho. United disebut-sebut siap membayar Sancho 200 ribu pound sterling atau sekitar Rp 3,5 miliar saban pekan.

    Mantan bek United (1998-2001) Jaap Stam pun menyarankan agar Sancho pindah ke Manchester merah pada bursa musim panas mendatang. Menurut dia, United adalah klub besar yang punya sejarah bagus.

    Selain itu, United yang sedang terseok-seok pasti akan membutuhkan jasa Sancho. Dengan kata lain, ia pasti akan mendapatkan jatah menit bermain lebih banyak.

    "Sancho pasti akan memberi pengaruh besar untuk United. Begitu pula sebaliknya," kata bekas bek Lazio dan Ajax itu.

    Sejauh ini Dortmund sudah menegaskan bahwa belum ada satu pun klub Eropa yang membuka komunikasi soal Sancho. Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc, mengatakan Sancho masih punya komitmen bekerja di Signal Iduna Park.

    "Dia masih nyaman bersama kami. Jika tidak, mana mungkin dia bisa tampil tajam seperti ini," kata Zorc.

    Namun Zorc tak bisa memastikan bahwa Sancho bakal bertahan ketika jendela transfer musim panas nanti dibuka. "Kami tak bisa pastikan itu karena dalam sepak bola modern semua bisa terjadi.”

    Masih merujuk pada media-media Inggris, kabarnya Dortmund tak akan melepas Sancho hingga pergelaran Piala Eropa 2020 usai. Sebab, ada kemungkinan besar Sancho akan tampil bersama tim Inggris. Jika ia tampil gemilang, harga jualnya tentu akan dinaikkan Dortmund.

    Padahal, menurut situs web Transfermarkt, saat ini Sancho ditaksir bernilai 120 juta euro atau sekitar Rp 1,8 triliun. Jika benar Sancho menggila di Piala Eropa, diprediksi harganya bisa naik hingga 140 juta euro atau sekitar Rp 2,1 triliun.

    Borussia Dortmund pun bisa dibuat untung besar. Pasalnya, pada musim panas 2017, Dortmund membeli Sancho dari City dengan harga di bawah 8 juta euro atau sekitar Rp 121 miliar.

    Kendati begitu, Sancho belum memutuskan kelanjutan kariernya. Pemain sayap kiri itu rupanya ingin fokus bermain dan menikmati setiap menit tampil bersama Dortmund.

    "Karena cinta pada sepak bola. Tak ada yang bisa merebutnya. Sepak bola adalah cinta pertama saya," kata Sancho.

    GOAL | SPORTSMOLE | INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.