Manchester United: Bruno Fernandes dan Anthony Martial Mulai Klop

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United Bruno Fernandes dan Anthony Martial saat keduanya akan berpelukan setelah cetak gol ketika melawan Manchester City pada 8 Maret 2020. REUTERS

    Pemain Manchester United Bruno Fernandes dan Anthony Martial saat keduanya akan berpelukan setelah cetak gol ketika melawan Manchester City pada 8 Maret 2020. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Hanya tiga pemain Manchester United yang benar-benar mengerti rencana yang tengah dilakukan saat timnya menghadapi Manchester City pada Ahad malam lalu waktu setempat. Fred dan Bruno Fernandes yang menghadapi bola. Satu lagi Anthony Martial yang berdiri hampir sejajar dengan pemain Manchester City.

    Pada menit ke-30, Manchester United mendapat tendangan bebas. Wasit Mike Dean menyatakan Ilkay Gundogan melanggar Fernandes beberapa meter di depan kotak penalti.

    Fred dan Fernandes berbicara serius. Mereka berdiskusi tentang bola yang akan dilesakkan. Ditendang langsung ke gawang bisa mereka lakukan. Jaraknya cukup ideal. Ederson terlihat bersiap.

    Namun yang terjadi, bola itu disontek pelan melengkung dan jatuh tak jauh dari Martial yang lolos dari kawalan pemain belakang. Hanya Kun Aguero dan Gundogan yang berusaha menghentikannya.

    Aksi pemain Manchester United, Bruno Fernandes saat melawan Wolverhampton Wanderers dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, 1 Februari 2020. Laga ini merupakan debut Fernandes bersama tim Setan Merah. REUTERS/Andrew Yates

    Usaha yang gagal. Martial berlari lebih cepat dari keduanya dan berhasil melesakkan bola ke gawang yang dijaga Ederson.

    Kiper asal Brasil itu benar-benar sial. Bola yang sempat tertahan masih melaju dan melewati garis gawang. United pun unggul 1-0.

    Gol di ujung laga yang dicetak Scott McTominay menyempurnakan kemenangan United atas rival satu kotanya, Manchester City, dua gol tanpa balas. Ini adalah kemenangan ketiga United atas City dalam semusim ini.

    Kekalahan pasukan Pep Guardiola ini pula membuat kans Liverpool menjadi juara Liga Primer musim ini lebih cepat lagi. Jarak di antara keduanya kini menjadi 25 poin. Liverpool hanya perlu dua kemenangan untuk memastikan diri menjadi juara.

    Sebaliknya, United berbunga hati. Peluang mereka untuk masuk ke zona empat besar tetap terjaga. Jarak dengan Chelsea—yang sebelumnya menang atas Everton—tetap pada angka tiga poin.

    Ketimbang soal itu, para komentator—yang umumnya adalah bekas pemain di Liga Primer—memuji trik yang dilakukan pemain yang dibeli dengan harga 46 juta pound sterling itu. Pendapat mereka seragam: Fernandes telah melakukan usaha yang jenius.

    “Saat hendak mengoper ke Martial, mata Bruno sama sekali tak mengarah pada Martial. Dia hanya melihat ke gawang, memperhatikan posisi kiper dan pemain lain,” kata Michael Owen, bekas striker tim nasional Inggris.

    Komentator untuk BBC, Garth Crooks, memuji kehebatan Fernandes. “Dia mengoper bola pada Martial dengan tepat dan sangat cantik,” ujarnya.

    Untuk kedua kalinya, Bruno mengejutkan publik sepak bola Inggris. Sebelumnya, dia menyodorkan gaya tendangan penalti yang berbeda dari pemain lainnya.

    Sebenarnya, pemain Chelsea, Jorginho, melakukan tendangan penalti seperti itu lebih dulu. Namun tak seriuh orang membicarakan tendangan penalti pemain yang dibeli dari Sporting Lisbon itu.

    “Para pemain United telah memperlihatkan banyak kemajuan. Fred benar-benar menjadi pemain United. Nemanja Matic juga tampil baik lagi,” kata Crooks. “Namun tanpa Bruno, United bukan apa-apa.”

    Bruno Fernandes menjadi idola baru bagi pendukung United. Di lapangan, dia menjadi jawaban terhadap titik lemah klub itu yang miskin kreativitas serangan.

    Penyerang Manchester United Anthony Martial, mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, 9 Maret 2020. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Tak hanya itu, keberhasilan Martial yang menyelesaikan umpan matang itu menandakan era baru, yakni mereka mulai klik alias cocok. Sebelum gol itu terjadi, keduanya terlibat perbincangan seru di media sosial. Intinya, sebagai striker, Martial menginginkan umpan matang dari lini tengah.

    Semua bermula ketika mereka menang atas Chelsea, 2-0. Martial memang mencetak gol, tapi bukan hasil dari operan Fernandes. Seusai laga, Fernandes pun menulis di Instagram. “Lain kali saya akan oper ke kamu.Jangan sampai meleset,” demikian ditulis Fernandes.

    Dalam laga berikutnya, mereka menang lagi atas Watford. Namun Fernandes tak menyodorkan umpan yang enak buat Martial.

    Bekas pemain AS Monaco itu kemudian menulis di akun Instagram, “Lain kali, kasih operan yang lebih bagus ke saya.”

    Akhirnya, dalam laga di Old Trafford Ahad lalu itu, kerja sama keduanya berbuah hasil. “Akhirnya, kamu bisa mencetak gol dari bola operan saya,” tulis Bruno Fernandes di akun Twitter-nya. Martial pun membalas singkat, “Terima kasih.”

    "Saya angkat topi untuk Anthony dan Bruno. Mereka semakin berkembang sebagai seorang pemain," kata Solskjaer.

    METRO | THESUN | EXPRESS | IRFAN B.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.