Virus Corona, Pesan Ketua Umum PSSI untuk Pemain sampai Suporter

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan meninjau fasilitas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Senayan, Jakarta, Jumat 6 Maret 2020. Peninjauan tersebut guna memastikan kelayakan SUGBK sebagai salah satu venue yang diajukan untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan meninjau fasilitas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Senayan, Jakarta, Jumat 6 Maret 2020. Peninjauan tersebut guna memastikan kelayakan SUGBK sebagai salah satu venue yang diajukan untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Terkait makin merebaknya penyebaran virus corona di tanah air, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menekankan ada beberapa hal penting untuk meminimalisir penularan penyakit infeksi mematikan ini.

    Secara khusus, Iriawan membagikan langkah-langkah yang harus kita lakukan, termasuk bagi pelaku olahraga sepak bola, dari pemain, ofisial, perangkat pertandingan hingga para suporter.

    “Pertama, cuci tangan yang bersih dengan sabun dari sela-sela jari, telapak dan punggung tangan. Lakukan minimal tiga kali setiap menyuci tangan hingga benar-benar bersih,” kata Iriawan dari kediamannya di kawasan Jakarta Selatan.

    Kedua, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menegaskan, “Kesehatan anda adalah salah satu bentuk kepedulian kami.”

    Untuk itu, PSSI mendukung kebijakan pemerintah dalam menghentikan sementara berbagai aktivitas yang berkaitan dengan keramaian di area publik, termasuk meliburkan aktivitas di kantor PSSI di Menara Olahraga Senayan, Jakarta.

    Selain itu, sesuai surat bernomor 1038/UDN/606/III-2020 terkait ‘Arahan Ketua Umum PSSI kepada PT Liga Indonesia Baru’, Iriawan menekankan penghentian sementara kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

    “Keputusan ini menindaklanjuti arahan dari Presiden Jokowi terkait perkembangan penyebaran virus Corona dan surat Menteri Pemuda dan Olahraga perihal Protokol Kewaspadaan Pencegahan Wabah COVID-19 Bagi Kegiatan Keolahragaan,” kata jenderal polisi bintang tiga itu.

    Dalam surat itu disebutkan, pencabutan atau penghentian Liga 1 dan Liga 2 akan menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai penyebaran COVID-19 di Indonesia yang akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI.

    Iriawan juga menggarisbawahi agar insan sepak bola dapat menjalankan arahan Presiden Jokowi untuk secara efektif bekerja dari rumah.

    “Dengan bekerja di rumah sementara waktu, kita membatasi interaksi fisik, serta menjaga jarak secara sosial dengan rekan-rekan kita. Kita tidak tahu apakah orang-orang di sekitar kita mungkin adalah carrier atau pembawa virus ini,” ungkapnya.

    Karena itulah, kata Iriawan, perkembangan teknologi memungkinkan kita untuk bekerja dari rumah, sembari meminimalisir dan mempersempit ruang gerak penyebaran virus corona.

    Bekerja, belajar dan beribadah dari rumah pun sebaiknya diimbangi dengan berolahraga atau melakukan berbagai kegiatan fisik secara teratur, demi menjaga stabilitas kondisi fisik kita sehingga tak mudah terserang penyakit.

    Tak lupa, Iwan Bule menyampaikan ucapan terima kasih atas antusiasme para pencinta sepak bola selama ini dalam mendukung berbagai aktivitas PSSI.

    Secara khusus, Ketua Umum PSSI memberikan apresiasi kepada tim medis yang telah bekerja keras di timnas, untuk menghindarkan menyebarnya virus corona pada para pemain di lapangan hijau.

    Dalam rangkaian pemusatan latihan di Bekasi, beberapa waktu lalu tim nasional Indonesia U-16 mendapatkan pengetahuan tentang virus corona, melalui dokter tim, Ifran Akhmad. Adapun pelatnas timnas U-19 dan timnas senior yang dijadwalkan berlangsung di masa jeda kompetisi pertengahan Maret  diputuskan untuk ditangguhkan.

    “Semoga wabah virus corona di negara tercinta ini segera berakhir. Indonesia kuat, Indonesia bisa, PSSI jaya!” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.