Pemain Liga Inggris Ancam Mogok Bermain Jika Kompetisi Diteruskan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea, Callum Hudson-Odoi, dinyatakan positif terkena virus Corona. Striker berusia 19 tahun menjadi kasus COVID-19 kedua di klub Liga Primer Inggris setelah Pelatih Arsenal Mikel Arteta. Sebelum dinyatakan positif virus Corona, ia sempat menunjukkan gejala yang mirip dengan pilek. REUTERS

    Pemain Chelsea, Callum Hudson-Odoi, dinyatakan positif terkena virus Corona. Striker berusia 19 tahun menjadi kasus COVID-19 kedua di klub Liga Primer Inggris setelah Pelatih Arsenal Mikel Arteta. Sebelum dinyatakan positif virus Corona, ia sempat menunjukkan gejala yang mirip dengan pilek. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pemain Liga Inggris di seluruh divisi yang ada dikabarkan siap melakukan aksi mogok bermain jika kompetisi tersebut kembali bergulir. Mereka bahkan tak mau bermain meskipun pertandingan digelar tanpa penonton.

    Media Inggris Express menyatakan bahwa Asosiasi Pesepakbola Inggris (PFA) telah menerima banyak masukan dari para pemain untuk mendesak agar Liga Inggris musim ini dihentikan saja. Mereka beralasan bahwa tak ada jaminan tak akan terkena virus corona meskipun laga dilakukan tanpa penonton.

    Mereka juga mengkhawatirkan kesehatan keluarganya yang sangat mungkin terjangkit virus corona jika mereka tetap bermain dan berlatih. Selain itu, para pesepakbola tersebut juga menyatakan tak mau bermain tanpa suporter yang selama ini selalu setia mendukung mereka.

    Padahal FA, PSSI-nya Inggris, bersama otoritas Liga Inggris disebut tengah menggodok rencana untuk melanjutkan kompetisi tersebut. Liga Inggris saat ini dibekukan hingga 30 April dan diprediksi paling cepat kembali bergulir pada awal Mei.

    Menggelar pertandingan tanpa penonton menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan FA dan pemangku kepentingan lainnya. Mereka ngotot Liga Inggris harus berjalan hingga akhir karena telah memiliki kontrak siaran televisi bernilai miliaran poundsterling.

    Jika tak berlanjut, Liga Inggris dikhawatirkan akan menghadapi gugatan dalam jumlah yang sangat besar dan bisa berdampak terhadap perekonomian mereka. Belum lagi kontrak dengan sponsor di tiap klub.

    Hingga saat ini, Inggris memang masih belum dapat mengendalikan penyebaran virus corona. Perdana Menteri Inggris pada awal pekan ini bahkan mengumumkan bahwa mereka akan memberlakukan isolasi penuh.

    EXPRESS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berenang Saat Covid-19

    Ingin berenang saat pandemi Covid-19? Jangan takut! Berikut tipsnya.