Pandemi Virus Corona, Sampdoria Minta Seri A Musim Ini Dibatalkan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain Sampdoria merayakan kemenangannya atas tuan rumah Juventus dengan kemenangang 2-1 dalam laga Liga Seri A di stadion Turin, Italia, (6/1). REUTERS/Giorgio Perottino

    Sejumlah pemain Sampdoria merayakan kemenangannya atas tuan rumah Juventus dengan kemenangang 2-1 dalam laga Liga Seri A di stadion Turin, Italia, (6/1). REUTERS/Giorgio Perottino

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik Sampdoria, Massimo Ferrero, meminta Seri A Liga Italia musim kompetisi 2019-2020 diakhiri dan dinyatakan batal karena adanya pandemi virus corona.

    Untuk sementara ini Seri ditunda selama dua pekan. Italia adalah negara di Eropa yang paling terkena dari pandemi virus corona, dengan korbannya yang meninggal mencapai hampir 7000 orang.

    Massimo Ferrero meyakini musim ini seharusnya dibatalkan dan musim baru 2020-2021 selayaknya menjadi 22 tim. “Tahun depan Seri A seharusnya menjadi sama sebagaimana tahun ini. Buat saya, musim berakhir di sini,” kata Ferrero kepada Radio Radio.

    “Benevento meraih 69 poin dalam Seri B, apa yang mereka katakan?  Mereka tidak bisa tinggal dan menonton,” Ferrero melanjutkan.

    “Juara? Saya tahu bahwa (Claudio) Lotito akan membunuhku jika bilang begini. Tapi, inilah kehidupan. Buat saya, musim ini berhenti di sini,” kata Ferrero lagi.

    “Kita bisa mengkreasi sebuah hipotesis. Kita bisa memberikan persiapan diri sendiri sebulan persiapan. Kita main 12 pertandingan. Kita lantas sampai Agustus. Apa yang terjadi dengan musim liga berikutnya? Mari kita mulai bicara musim depan, bukan yang ini,” Ferrero menegaskan.

    Di sisi lain beberapa di antara 20 klub Seri A Liga Itallia dipimpin pemilik Lazio, Lotito, menghendaki musim ini bisa diselesaikan secara normal. Lazio sedang memburu gelar juara.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.