Ramon Calliste: Eks Pemain Muda Manchester United Jadi Pebisnis

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ramon Calliste. Thesun.co.uk

    Ramon Calliste. Thesun.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain muda Manchester United, Ramon Calliste, 32 tahun, kini memiliki bisnis jam tangan Global Watches. Perusahaannya bisa mendapatkan penghasilan 5 juta pound sterling atau sekitar Rp 97,4 miliar setahun.

    Ramon pernah merasakan berlatih dengan tim utama Man United bersama Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney. Namun ia tak berhasil menembus tim utama.

    Ramon sempat pindah ke Liverpool, untuk tim pelapis. Di skuad itu, ia menjadi pencetak gol terbanyak.

    Frustasi tak bisa mendapat peluang ke tim utama, ia pindah ke Scunthorpe pada 2006 atas saran dari manajer Wales-Inggris, Jon Toshack.

    Cedera yang dia alami menjadi titik baik yang mengubah hidupnya. Tetapi, pada pertandingan pramusim pertamanya, Ramon mengalami cedera pada bagian pergelangan kakinya, tulangnya patah dan merusak ligamen.

    Ia sempat bermain di beberapa klub, termasuk Farnborough dan Cambridje City. Namun, Ramon kemudian sadar bahwa cedera yang pernah dialaminya membuat dia tidak akan pernah kembali pada level penampilannya yang sama lagi.

    Ramon Calliste semasa menjadi pemain MU. Empic Sport/Thesun.co.uk

    Dia lantas mengalihkan perhatiannya ke arloji. Pada 2013, ia mendirikan Global Watches, perusahaan yang menjual arloji kelas atas, termasuk Rolex, Audemars Piguet, dan Hublot. Kini bisnisnya menghasilkan sekitar 5 juta pound sterling

    "Ketika saya menyadari sepak bola tidak akan memberi saya kehidupan yang saya inginkan, itu tentang mengatur sesuatu yang lain dan bergerak cepat," kata Ramon kepada SunSport.

    "Saya mulai terlibat dalam jam tangan melalui kontak yang sama miliki di dunia sepak bola," tuturnya.

    "Setelah saya melihat itu bisa menjadi bisnis yang layak, saya mendirikan Global Watches pada 2013 dan itu menjadi perusahaan yang sangat kuat yang kini menghasilkan jutaan," dia menambahkan.

    "Idenya adalah untuk terus berkembang dan mudah-mudahan penjualan perusahaan dalam waktu lima atau sepuluh tahun, seperti yang dilakukan Watchfinder baru-baru ini."

    Ke depannya, Ramon berharap untuk membuka lebih banyak toko untuk memastikan Global Watches menjadi nama terkenal di seluruh dunia.

    Dia juga ingin memasuki bisnis properti dan berharap untuk pensiun pada usia 50 tahun.

    Meski kariernya di sepak bola tidak sesuai harapannya, Ramon tidak menyesal pernah menekui olahraga itu.

    "Anda harus melalui banyak sekali langkah untuk menjalani hidup. Saya tidak menyesali apa pun yang terjadi pada saya di sepak bola, saya belajar banyak," ujarnya

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.