Sembuh Dari Virus Corona, Begini Pengalaman Mikel Arteta

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, dinyatakan positif terkena virus Corona (COVID-19). Akibatnya, kini skuad Arsenal pun menjalani isolasi total. Arsenal mengungkapkan hasil tes Arteta dalam penyataannya, Kamis, 12 Marer 2020. REUTERS

    Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, dinyatakan positif terkena virus Corona (COVID-19). Akibatnya, kini skuad Arsenal pun menjalani isolasi total. Arsenal mengungkapkan hasil tes Arteta dalam penyataannya, Kamis, 12 Marer 2020. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Arsenal Mikel Arteta dinyatakan telah pulih dari Virus Corona yang menjangkitinya. Kepada laman resmi Arsenal, Arteta berbagi pengalamannya terjangkit virus yang belum ditemukan obatnya tersebut.

    "Saya merasa telah benar-benar sembuh," kata Arteta dalam wawancara tersebut.

    Arteta menyatakan bahwa dirinya terpapar Virus Corona saat Arsenal menghadapi klub Yunani Olympiakos Pireus di ajang Liga Europa. Pemilik Olympiakos dinyatakan terjangkit virus corona pada akhir Februari lalu.

    Pria asal Spanyol tersebut mengaku merasakan ada yang tak beres dengan kesehatannya setelah mendapatkan kabar dari Olympiakos bahwa mereka mungkin terpapar virus tersebut. Dia pun menyatakan langsung berpikiran dirinya bisa saja menularkan COVID-19 kepada orang lain di sekitarnya.

    "Benar bahwa saya mulai merasakan gejala ketika kami mendapatkan telepon dari sana (Olympiakos) yang memberitahukan bahwa kami kami mungkin terekspose virus. Saya tak tahu, saya merasa ada sesuatu di tubuh saya, dan ternyata itu."

    "Kemudian anda sadar, 'Wow, semua orang di sini bisa terekspos, ini sanga serius.' Dan saya berpikir soal orang lain yang berkontak dengan saya dan orang lain yang berhubungan dengan kami. Itulah asal rasa takut itu muncul."

    Dia juga menyatakan telah menularkan virus tersebut kepada istri dan pengasuh anaknya. Beruntung ketiga anaknya yang masih kecil tak ikut terjangkir.

    "Yang sulit adalah ada banyak orang di rumah saya, dengan tiga anak kecil, dan saya sangat khawatir. Istri saya bisa melaluinya, pengasuh anak saya juga. Beruntung, anak-anak tak terkena. Sekarang kami benar-benar telah sembuh."

    Arteta mengaku sempat mengalami masa-masa sulit dalam proses penyembuhannya. Sesak nafas dan demam membuat dia sangat tersiksa.

    "Dalam hal gejala, itu seperti virus biasa bagi saya. Saya menghadapi tiga atau empat hari yang sulit, dengan demam dan batuk kering, dan juga saya merasa dada saya tidak nyaman, itu saja."

    Dia pun memuji dukungan yang didapatkannya dari seluruh bagian Arsenal. Mulai dari staf hingga pemain, menurut dia, telah menunjukkan sikap yang luar biasa untuk mendukungnya dan klub menjalani itu semua.

    "Dalam kondisi sulit seperti ini dimana anda bisa melihat orang dan bagaimana mereka bereaksi, bagaimana mereka berpikir dan memprioritaskan sesuatu."

    "Semua telepon yang masuk ke saya dari semua bagian dan staf teknis saya, semua staf pelatih, semua pemain, bagaimana mereka waspada dan memberikan dukungan, mereka semua mencoba membantu, mencoba tetap bekerja dengan situasi seperti ini dan membuat semua hal lebih mudah bagi klub. Itu sangat luar biasa."

    Mikel Arteta dinyatakan trejangkit virus corona pada 12 Maret lalu. Arsenal langsung memberlakukan isolasi penuh kepada seluruh skuadnya sejak saat itu. Mereka juga menutup fasilitas latihan di semua level, mulai dari tim utama sampai tingkat akademi. Beruntung bagi Arsenal, tak ada anggota tim mereka yang kemudian dinyatakan terpapar virus corona lagi.

    ESPN FC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.