PSSI: Liga Setop sampai 29 Mei, Klub Bisa Gaji Pemain 25 Persen

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan meninjau fasilitas ruang ganti pemain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat 6 Maret 2020. Peninjauan tersebut guna memastikan kelayakan SUGBK sebagai salah satu venue yang diajukan untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan meninjau fasilitas ruang ganti pemain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat 6 Maret 2020. Peninjauan tersebut guna memastikan kelayakan SUGBK sebagai salah satu venue yang diajukan untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPP.CO, Jakarta - PSSI menghentikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan 29 Mei 2020 akibat wabah corona yang terjadi di Indonesia. PSSI juga mengizinkan klub melakukan perubahan kontrak kerja yang disepakati antara klub dan pemain, pelatih dan staf.
     
    “Dengan ini saya memutuskan menunda gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan 29 Mei 2020. Apabila status keadaan tertentu darurat bencana tidak diperpanjang oleh pemerintah, maka PSSI menginstruksikan PT LIB untuk dapat melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 terhitung mulai 1 Juli 2020,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 28 Maret 2010.
     
    Iriawan mengatakan, klub peserta Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang disepakati antara klub dan pemain, pelatih serta ofisial atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret-Juni 2020 yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera di dalam kontrak kerja.
      
    Apabila pemerintah memperpanjang status darurat bencana setelah 29 Mei dan PSSI memandang belum cukup ideal untuk melanjutkan kompetisi, maka Liga 1 dan Liga 2 musim ini akan dihentikan.
     
    “Hal-hal terkait teknis, termasuk penjadwalan, sistem dan format kompetisi, kewajiban klub pada pihak ketiga, promosi dan degradasi, akan saya atur kemudian pada surat keputusan terpisah,” kata dia.
     
    Ketua Umum PSSI juga menyatakan, Piala AFF U-16 dan AFF U-19 yang rencananya digelar di Indonesia pada Juli dan Agustus ditunda untuk waktu yang belum bisa ditentukan. Begitu pula Piala AFF U-18 Putri yang rencananya juga menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. 
     
    “Kita semua harus berbesar hati. Ini adalah kondisi darurat yang melanda umat manusia di dunia. Mari kita saling bergandeng tangan, tanpa saling menyalahkan. Jika kita kompak dan bersatu, kita akan kuat, bersama melewati ujian ini,” kata Iriawan.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.