Libur Persebaya Diperpanjang, Pemain Wajib Kirim Video Latihan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Persebaya Muhammad Hidayat menjaga kondisi dengan berlatih di pusat kebugaran yang ada di komplek apartemen tempat pemain Persebaya tinggal. Foto: Persebaya

    Gelandang Persebaya Muhammad Hidayat menjaga kondisi dengan berlatih di pusat kebugaran yang ada di komplek apartemen tempat pemain Persebaya tinggal. Foto: Persebaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Persebaya Surabaya akan mematuhi keputusan PSSI yang secara resmi menghentikan sementara Liga 1 2020 terkait dengan adanya pandemi virus corona atau Covid-19. Jika kondisi sudah memungkinkan, Liga 1 dan Liga 2 bisa kembali dilanjutkan.

    Hingga saat ini korban meninggal akibat virus corona sudah mencapai di atas 100. Yang dinyatakan positif sudah menembus angka seribu. Berita teranyar, penyerang Persib Bandung, Wander Luiz, positif corona.

    ”Persebaya akan mematuhi keputusan PSSI. Ini situasi yang tidak diinginkan semua stake holder sepak bola di Indonesia, baik klub, pemain, pelatih, dan ofisial. Semua pihak harus memahami dan menerima,” kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi seperti dikutip dari situs klub, Sabtu, 28 Maret 2020.

    Setelah adanya keputusan PSSI tersebut, Persebaya memperpanjang libur latihan pemain. Pelatih Aji Santoso dan seluruh tim kepelatihan masih terus memantau situasi terbaru. "Untuk saat ini libur diperpanjang per minggu sambil kami memantau situasinya," kata Aji.

    Meski latihan bersama diliburkan, Aji meminta kepada Makan Konate dan rekan-rekannya mengirimkan video latihan. ”Para pemain tetap saya kasih tugas untuk melakukan individual training, nantinya pemain wajib mengirimkan video latihan tersebut kepada kami,” ujarnya.

    Saat ini, seluruh pemain Persebaya sudah berada di rumah masing masing. Sejumlah pemain asing juga siap-siap kembali ke negara asalnya.

    PERSEBAYA.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.