Pemain Liga Primer Inggris akan Diminta Hentikan Latihan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Liverpool, Roberto Firmino saat berebut bola dengan pemain AFC Bournemouth, Lewis Cook dalam laga Liga Inggris di Stadion Anfield, 7 Maret 2020. REUTERS

    Aksi pemain Liverpool, Roberto Firmino saat berebut bola dengan pemain AFC Bournemouth, Lewis Cook dalam laga Liga Inggris di Stadion Anfield, 7 Maret 2020. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Liga Primer Inggris siap menerima hal yang tak terhindarkan atas pandemi virus corona. Mereka akan memberi tahu para pemainnya untuk menghentikan latihan, karena keraguan yang meningkat tentang kemungkinan bisa memulai lagi kompetisi musim 2019-2020 ini dalam waktu satu bulan.

    Klub-klub telah berusaha menjaga agar pemain mereka tetap bugar untuk kemungkinan dimulainya kembali kompetisi setelah 30 April. Tapi, bahkan jika rencana untuk menggelar pertandingan secara tertutup, tampaknya awal Mei akan terlalu dini.

    Ketidakpastian masih terjadi mengenai apakah musim ini akan selesai. Tapi, apapun yang terjadi, jika kompetisi dilanjutkan lagi pada Juni akan memakan waktu liburan tradisional untuk para pemain serta kompromi buat musim berikutnya.

    Dengan tidak ada tindakan yang mungkin bisa diambil, setidaknya untuk satu bulan ini,  pemain diharapkan diberi tahu untuk menganggap kondisi darurat ini sebagai masa istirahat yang dipaksakan. Istirahat total kemudian dilanjukan dengan sebuah pramusim sebelum liga dimulai lagi.

    Manajer Chelsea, Frank Lampard, mengatakan adalah sulit untuk memantau kemampuan pemain jika mereka berlatih masing-masing di rumah karena saat ini diharuskan menjaga jarak. “Ketika kita belum tahu kapan kompetisi akan dimulai lagi, kami hanya bisa berusaha dan terus mendorong dan mendorong para pemain untuk berlatih tanpa alasan apapun.”

    Sebagian pemain diberi program menjaga kebugaran selama berlatih masing-masing di rumah. Tapi, Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, akan memberikan jadwal latihan yang lebih terperinci.

    “Yang bisa kami coba dan lakukan adalah memastikan semuanya tersusun dalam ruang kecil kami sebanyak yang kami bisa dan mengatur apa yang kami bisa untuk mereka. Itulah yang kami lakukan dalam waktu yang sangat singkat. Kemudian kami mengirim anak-anak itu pulang ke rumah masing-masing," kata Jurgen Klopp.

    GUARDIAN | INDEPENDENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.