Bek Inter Milan Kritik Serie A Soal Respons Terhadap Virus Corona

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bek Inter Milan Diego Godin, berduel dengan pemain Borussia Dortmund Thorgan Hazard dalam pertandingan Grup F Liga Champions di San Siro, Milan, 24 Oktober 2019. REUTERS/Alessandro Garofalo

    Bek Inter Milan Diego Godin, berduel dengan pemain Borussia Dortmund Thorgan Hazard dalam pertandingan Grup F Liga Champions di San Siro, Milan, 24 Oktober 2019. REUTERS/Alessandro Garofalo

    TEMPO.CO, Jakarta - Bek Inter Milan Diego Godin mengkritik respons Liga Italia terhadap pandemi virus Corona (COVID-19). Menurutnya, para pemain terekspos bahaya virus itu sampai saat terakhir.

    "Kami terekspos sampai saat terakhir. Mereka memilih untuk melihat apakah kami dapat terus bermain, sampai situasinya menjadi tidak tertahankan lagi," kata Godin kepada ESPN, Minggu.

    Liga Italia dihentikan pada 9 Maret karena pandemi COVID-19. Italia merupakan negara Eropa dengan jumlah kasus COVID-19 tertinggi, yakni 92.472 kasus dengan 10.023 korban jiwa.

    Sehari sebelum kompetisi dihentikan, Inter masih bertanding di Liga Italia. Pada pertandingan itu, Inter kalah 0-2 dari sang juara bertahan Juventus

    Pada 12 Maret, bek Juve Daniele Rugani kedapatan positif COVID-19.

    "Kami tetap bermain selama beberapa pekan, kami terus berlatih, bermain tanpa penonton, sampai seorang pemain Juve kedapatan positif (COVID-19), kemudian kami dan para pemain Juventus dikarantina," kata Godin.

    Ia melanjutkan, "Tentu saja pada pertandingan itu ada pemain-pemain lain yang akan terinfeksi, maka mereka langsung mengarantina kami semua." 

    Godin saat ini sedang melakukan isolasi diri di kampung halamannya, Uruguay. Seperti Godin, sejumlah pemain asing asal Amerika Selatan yang berkiprah di Italia juga telah mudik.

    Sebelum Serie A dihentikan, Inter menduduki peringkat ketiga di klasemen. Mereka total mengoleksi 54 poin, tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Juventus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.