Robin van Persie Sebut 5 Pemain Paling Mengesankan Saat di MU

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker Robin van Persie bertepuk tangan usai berakhirnya pertandingan melawan Arsenal di laga terakhir kandang di Old Trafford, Manchester, Inggris, 17 Mei 2015. Laga terakhir kandang Manchester United menjamu Arsenal, setan merah meraih poin satu usai berakhir seri 1-1. REUTERS

    Striker Robin van Persie bertepuk tangan usai berakhirnya pertandingan melawan Arsenal di laga terakhir kandang di Old Trafford, Manchester, Inggris, 17 Mei 2015. Laga terakhir kandang Manchester United menjamu Arsenal, setan merah meraih poin satu usai berakhir seri 1-1. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Robin van Persie menyebut lima pemain yang paling membuatnya terkesan selama tiga musim memperkuat Manchester United, 2012-2015. Ia menjabarkan apa saja kelebihan mereka masing-masing yang mengesankan.

    Mantan pemain sepak bola asal Belanda ini pindah ke Old Trafford dari Arsenal pada bursa transfer musim panas 2012. Saat itu, ia diboyong dengan nilai transfer 22,5 juta pound sterling plus tambahan. Dia bahkan dipercaya pelatih Sir Alex Ferguson untuk tampil di setiap pertandingan Liga Inggris.

    Pada musim pertamanya, ia mencetak 26 gol di Liga. Van Persie kala itu membantu Ferguson meraih gelar juara ke-13 pada tahun terakhirnya sebagai pelatih Setan Merah.

    Mantan pelatih Manchester United Alex Ferguson saat berada di karpet merah dalam premiere film "Ronaldo" di Leicester Square, London, 9 November 2015. Joel Ryan/Invision/AP

    Setelah meninggalkan Old Trafford, dia bergabung dengan Fenerbahce pada 2015. Di sana dia menghabiskan tiga musim, sebelum kembali ke Feyenoord. Dia mencetak 18 gol dalam 31 pertandingan untuk tim Belanda sebelum pensiun pada Mei tahun lalu.

    Sekarang, Van Persie mengungkapkan tentang lima pemain yang paling mengesankan itu selama di United saat diwawancara So Foot.

    "Sulit untuk dijawab karena kebanyakan dari mereka mengesankan dengan gaya mereka masing-masing. Saya pikir Anda harus selalu menjadi diri Anda sendiri, dan para pemain ini kuat karena mereka mengekpresikan sifat mereka sendiri," tuturnya.

    "(Nemanja) Vidic adalah seorang pejuang. Dia menempatkan kepalanya di tempat yang biasanya menakutkan. Dia melakukan apa saja untuk menang. Ferdinand, dia lebih elegan, nyaman dengan bola, kuat dalam permainan udara, baik dalam permainan panjang."

    Dia melanjutkan: "(Ryan) Giggs adalah pemain flamboyan, selalu memberi kesan berada di zona nyamannya. Masih dalam kondisi sangat baik di (umur) 39! Dia melakukan yoga dan hidup dengan sepak bola sepanjang waktu."

    Ryan Giggs yang menjadi pemain sekaligus manajer MU sementara memberikan tepuk tangan kepada suporter susai pertandingan Liga Primer Inggris melawan Hull City di stadion Old Trafford, Manchester, Inggris (6/5). Giggs menjadi pemain yang hanya bermain di satu klub saja sepanjang karir sepak bolanya. Getty Images/ AFP PHOTO / PAUL ELLIS

    Robin van Persie juga mengatakan mantan rekannya di lini depan, Wayne Rooney adalah pemain yang menonjol, serta memuji Patrice Evra.

    "Rooney juga mengesankan dalam gayanya sendiri. Pria itu selalu total."

    "Juga Patrice Evra, yang selalu berbicara dengan keras saat menanamkan kepercayaan kepada tim. Hari ini, saya tahu dia membuat video lucu, tapi tolong jangan percaya dia, karena dia juga seorang yang super profesional dan orang yang super cerdas.

    "Dia berbicara lima bahasa - bahkan bahasa Korea! Penampilan fisiknya menunjukkan betapa profesionalnya dia. Pikirannya sekuat tubuhnya."

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.