Paulo Dybala Akui Sempat Takut Begitu Dinyatakan Positif Corona

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Juventus Paulo Dybala. Reuters

    Pemain Juventus Paulo Dybala. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Paulo Dybala merupakan pemain ketiga Juventus yang dinyatakan positif terkena virus corona atau Covid-19 pada bulan lalu. Pemain Argentina, 26 tahun, tak menyangka dirinya bisa terjangkiti virus tersebut.

    Dybala menuturkan apa yang dia rasakan setelah dinyatakan positif corona. Begitu mengetahui itu, dia merasa takut.

    Dia mengatakan kepada situs web AFA, "Banyak orang mati di sini setiap hari, semuanya sangat buruk. Anda tidak dapat menangani kasus lagi, itu sebabnya banyak negara mengirimkan dokter-dokter."

    "Ini bukan dusta, Anda harus berhati-hati. Orang-orang harus tinggal di rumah."

    Italia memang menjadi negara yang paling parah merasakan dampak pandemi virus corona. Sejumlah negara mengambil langkah lockdown untuk memerangi corona.

    Dybala pun mengungkapkan pentingnya berada di dalam rumah apabila ingin menurunkan angka kematian.

    Pada awalnya, ia mengakui tidak yakin apakah mengidap Covid-19 meski mengalami beberapa gejalanya. Ketika apa yang dirasakannya mengganggu latihannya, ia memutuskan untuk menjalani tes. Hasilnya, dia positif terkena virus corona.

    "Saya mengalami batuk, merasa lelah, dan ketika tidur merasa kedinginan. Awalnya saya tidak memikirkan terkena virus corona, tetapi itu terjadi pada dua rekan satu tim dan yang terakhir adalah saya," tuturnya.

    Pemain juventus pertama yang dinyatakan positif terkena virus corona adalah Daniele Rugani. Setelah itu, Blaise Matuidi. Berikutnya, Paulo Dybala.

    "Kami mengalami sakit kepala, tetapi disarankan untuk tidak meminum apa pun. Klub memberi kami vitamin dan lama-kelamaan kami merasa lebih baik."

    "Psikologis. Awalnya takut, tapi tidak apa-apa sekarang. Sekarang ini tidak ada lagi gejalanya."

    Ia melanjutkan, "Dulu, saya cepat lelah. Saya ingin berlatih tetapi baru lima menit sudah kehabisan napas dan saat itulah menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres, kemudian tes menunjukkan positif terkena virus corona."

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.