Kiper Persik Fajar Setya Lelang Jersey untuk Bantu Korban Corona

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Persik Kediri Fajar Setya Jaya. Antara

    Kiper Persik Kediri Fajar Setya Jaya. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjaga gawang Persik Kediri Fajar Setya Jaya akan melelang jersey miliknya dan hasilnya akan dimanfaatkan untuk membantu penanggulangan COVID-19.

    "Mulai hari ini saya lelang. Ini untuk untuk membantu penanggulangan wabah," kata Fajar di Kediri, Jawa Timur, Kamis.

    Ia mengungkapkan hasil lelang jersey miliknya yang pernah dipakai saat melawan Persatu Tuban tersebut akan didonasikan untuk kampanye "Satu Hati Melawan Corona". Sumbangan diserahkan lewat Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

    "Nanti disumbangkan lewat APPI dan 100 persen saya sumbangkan," ujar pemain kelahiran 17 November 1995 tersebut.

    Ia merasa terketuk untuk membantu pihak-pihak yang masih membutuhkan bantuan dalam penanganan virus corona di Indonesia. Walaupun tidak terjun langsung untuk membantu menanganinya, ia berharap dengan partisipasinya bisa membantu.

    "Barangkali nanti bisa dipakai untuk membeli masker," kata dia.

    Lelang jersey tersebut diunggah lewat akun instagram (IG) resmi milik Persik Kediri. Kiper Persik Fajar Setya Jaya akan melelang mulai dari harga Rp100 ribu. Proses lelang berlangsung mulai Kamis (2 Maret) yang direncanakan hingga Sabtu (4 Maret).

    Fajar mengharapkan, pandemi corona bisa segera hilang. Untuk itu, ia juga mengajak masyarakat dan Persikmania untuk mematuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan physical distancing dan social distancing.

    Di Kota Kediri, kini sudah terdapat dua warga yang positif terinfeksi virus corona. Jumlah orang sehat dalam risiko (ODR) mencapai 573 orang, orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 87 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) satu orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.