Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Gong Oh-Kyun, Positif Corona

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asisten pelatih timnas Indonesia Gong Oh-Kyun. (ANTARA/HO/PSSI)

    Asisten pelatih timnas Indonesia Gong Oh-Kyun. (ANTARA/HO/PSSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan asisten pelatih Timnas Indonesia yang berasal dari Korea Selatan, Gong Oh-Kyun, dinyatakan positif virus corona (COVID-19).

    Gong dikonfirmasi positif setelah menjalani dua kali tes cepat (rapid test) di salah satu rumah sakit di Jakarta. “Kami mendoakan pelatih Gong Oh-Kyun cepat pulih dan dapat kembali beraktivitas. Saya yakin dia kuat dan tetap termotivasi melawan virus corona. Kami sudah memberitahukan hal ini kepada pihak Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, seperti dikutip laman resmi PSSI, Sabtu, .

    Menurut dokter timnas Indonesia Syarif Alwi, Gong Oh-Kyun sebelumnya tidak merasakan gejala seperti demam, batuk, flu atau kesulitan bernapas. Hal itu,lanjut Syarif, bisa saja terjadi karena daya tahan tubuhnya yang kuat.

    “Dia hanya pembawa virus di tubuhnya yang dikhawatirkan dapat menularkan kepada seseorang dengan imun yang lemah,” kata dia.

    Sampai saat ini, Syarif menyebut bahwa Gong dalam kondisi baik-baik saja dan melakukan pemeriksaan swab, PCR, pemindaian (CT Scan) toraks, fungsi hati dan elektrolit pada Sabtu (4 April).

    Sementara tiga pelatih Korea Selatan lainnya yakni manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong dan tiga asistennya Kim Hae-Woon, Kim Woo-Jae dan Lee Jae-Hong dinyatakan negatif dalam dua kali tes cepat.

    Keempatnya pun dipersilakan PSSI kembali ke kampung halamannya Korea Selatan dan berangkat pada Jumat (3 April) malam.

    PSSI pun meminta para pelatih, pemain dan karyawannya untuk melakukan pemantauan pribadi dan menerapkan penjagaan jarak baik sosial maupun fisik. Mereka diharapkan mematuhi protokol kewaspadaan pencegahan virus corona bagi kegiatan keolahragaan yang dikeluarkan Kemenpora pada 17 Maret 2020.

    PSSI sendiri sejak 16 Maret 2020 sudah meminta semua karyawannya untuk bekerja dari rumah. Kantor PSSI pun sudah disemprot dengan cairan desinfektan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.