Ini Pengakuan Perempuan Yang Disewa Kyle Walker Untuk Pesta Seks

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City Kyle Walker, menendang bola saat melawan Atalanta dalam pertandingan Liga Champions Grup C di San Siro, Milan, 7 November 2019. Kyle Walker menjadi kiper setelah Claudio Bravo melanggar Josip Ilicic. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Pemain Manchester City Kyle Walker, menendang bola saat melawan Atalanta dalam pertandingan Liga Champions Grup C di San Siro, Milan, 7 November 2019. Kyle Walker menjadi kiper setelah Claudio Bravo melanggar Josip Ilicic. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Bek Manchester City Kyle Walker disebut menggelar pesta seks di tengah masa isolasi karena virus corona di Inggris. Perempuan yang dia "pesan" untuk pesta tersebut membuka kejadian tersebut ke media.

    Media Inggris The Sun menyebutkan bahwa Kyle Walker menggelar pesta seks bersama seorang rekannya di sebuah apartemen sewaan di kawasan Hale, Cheshire. Dia memesan dua perempuan pemandu dari sebuah agenci. Salah satunya adalah Louise McNamara.

    Kepada The Sun, Louise mengaku mendapat tawaran dari agennya untuk menemani seorang klien kelas atas di sebuah apartemen.

    "Saya bekerja untuk sebuah agensi di Manchester. Bos saya mengaakan bahwa seorang klien kelas atas mencari seseorang yang berkelas," kata Louise.

    Dia mengaku dijemput taksi di kediamannya pada pukul Selasa malam pekan lalu sekitar pukul 22.30. Di dalam taksi itu, menurut Louise, seorang perempuan lainnya telah menunggu.

    "Saya diantar Taksi dari Manchester ke alamat yang di tuju dan si pengemudi menjemput saya dan mengantarkan hingga ke gerbang apartemen," cerita perempuan berusia 21 tahun itu.

    "Kemudian seorang rekannya keluar dan menjemput saya. Ada seorang perempuan juga di dalam mobil itu."

    Louise awalnya tak tahu siapa kliennya, bahkan setelah mereka bertemu. Kyle Walker, menurut dia, menyembunyikan idenditasnya dengan memperkenalkan diri sebagai Kai.

    Perempuan yang juga seorang mahasiswi jurusan kriminologi di Manchester Metropolitan University menyatakan bahwa dirinya baru mengetahui siapa kliennya dari perempuan lain yang juga dipesan oleh Kyle Walker.

    "Saya tak tahu siapa dia saat itu. Tetapi saya mengambil beberapa foto dirinya," kata dia.

    Sesampainya di dalam apartemen, menurut Louise, mereka bernegosiasi dan akhirnya sepakat dengan bayaran 2200 pound sterling. Setelah itu, mereka pun pindah dari ruang tamu apartemen ke kamar tidur.

    Louise menyatakan bahwa mereka berhubungan intim dengan menggunakan kondom. Bahkan, dia menceritakan dengan jelas soal kondom berwarna emas yang digunakan eks pemain Tottenham Hotspur tersebut.

    Menurut dia, mereka meninggalkan apartemen tersebut pada Rabu dini hari sekitar pukul 2. Dia pun menunjukkan kepada The Sun sejumlah foto Kyle Walker bertelanjang dada serta saat akan membayarnya secara tunai.

    Pada Rabu siang harinya, Kyle Walker mengunggah video wawancara yang berisi ajakan agar semua penggemarnya untuk mengikuti anjuran melakukan isolasi diri.

    "Tetap di dalam rumah, cuci tangan anda, ikuti petunjuk yang diberikan dan lindungi NHS," kata Kyle Walker dalam video yang dia unggah di media sosialnya.

    "Ini memang sulit, tetapi yang pertama dan utama, kita harus memikirkan soal kesehatan orang lain dan melindungi manula dan keluarga kita yang bisa terjangkit," lanjut Walker.

    Louise pun menyebut Walker sebagai orang yang hipokrit karena menganjurkan orang untuk berdiam di rumah namun dia sendiri mengadakan pesta seks.

    "Kyle seharusnya tahu lebih baik. Di sisi lain dia mengundang orang asing ke rumahnya untuk seks dan keesokan harinya dia mengajari orang agar tetap menjaga kesehatan," kata dia.

    "Dia adalah seorang yang hipokrit dan membuat orang lain dalam bahaya."

    Walker sendiri telah mengakui perbuatannya itu dan memohon maaf dalam pernyataan yang dia unggah Ahad malam kemarin waktu setempat.

    "Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas pilihan yang saya buat pekan lalu," kata Walker.

    "Saya paham bahwa posisi saya sebagai seorang pesepakbola profesional membuat saya memiliki tanggung jawab menjadi contoh yang baik. Karena itu, saya ingin meminta maaf kepada keluarga saya, teman, klub tempat saya bermain, suporter dan masyarakat luas karena telah mengecewakan mereka."

    "Ada pahlawan di luar sana yang membuat perbedaan vital bagi masyarakat saat ini, dan saya telah ingin memberikan dukungan dan menghargai pengorbanan luar biasa yang mereka lakukan untuk pekerjaan menyelamatkan nyawa dalam beberapa pekan terakhir."

    "Apa yang saya lakukan adalah sesuatu yang seharusnya tidak saya lakukan selama masa isolasi."

    Manchester City sendiri telah menyikapi kejadian ini. Dalam pernyataan resminya, klub asal Manchester itu menyatakan akan memberikan hukuman kepada Kyle Walker.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.