Ibunda Pep Guardiola Meninggal Setelah Positif Virus Corona

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pep Guardiola. REUTERS/David Klein

    Pep Guardiola. REUTERS/David Klein

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tengah berduka. Ibunya, Dolors Sala Carrio, meninggal dunia pada usia 82 di Manresa, Barcelona, Sanyol, Senin, setelah tertular virus corona.

    Kabar duka itu disampaikan Manchester City lewat keterangan dalam akun twitter resminya. "Keluarga Manchester City dengan perasaan terpukul, hari ini, melaporkan kematian ibunda Pep, Dolors Sala Carrio, di Manresa, Barcelona, setelah tertular virus corona. Dia berusia 82 tahun."

    Dalam cuitan lain The Citizens melanjutkan, "Semua orang yang terkait dengan klub mengirimkan simpati yang paling tulus pada saat yang paling menyedihkan ini buat Pep, keluarganya, dan semua teman mereka."

    Mendiang Dolors adalah mantan asisten penjualan. Ia menikah dengan Valenti, seorang tukang bangunan. Mereka memiliki empat anak. Pep Guardiola adalah anak ketiga mereka. Dua kakak Pep adalah perempuan, sedangkan adiknya laki-laki.

    Menurut The Sun, orang tua Pep Guardiola saat ini tinggal di Santpedor, sebuah desa di Catalonia pusat, yang juga merupakan tempat Pep dibesarkan.

    Pep Guardiola dilaporkan sudah pulang ke kampung halamannya itu sebelum Spanyol melakukan lockdown karena mengganasnya wabah virus corona. a sebelumnya sudah menyumbang 1 juta euro (Rp 17,7 miliar) untuk rumah sakit di Catalonia, untuk membantu memerangi corona.

    Spanyol cukup keras terpukul pandemi COVID-19. Hingga Senin, ada 135 ribu kasus yang terdeteksi dengan 13 ribu orang meninggal dunia.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.