Nego Barcelona soal Neymar, Efeknya buat Aubameyang di Arsenal

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang dan Ainsley Maitland-Niles. REUTERS/Scott Heppell

    Pemain Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang dan Ainsley Maitland-Niles. REUTERS/Scott Heppell

    TEMPO.CO, Jakarta - Menurut Sky Sports, Barcelona dan Paris Saint-Germain sudah membuka negosiasi untuk mencapai kesepakatan besar. Raksasa La Liga Spanyol itu berusaha untuk merekrut kembali Neymar dari rivalnya dari Prancis itu.

    Keinginan Barcelona tersebut kemungkinan dengan menawarkan kepada PGS untuk mendapatkan pahlawan juara Piala Dunia 2018, Prancis, Antoine Griezmann, yang baru bermain satu musim di Nou Camp.

    Negosiasi di antara raksasa La Liga dan Ligue 1 itu dan pertukaran posisi Neymar dan Griezmann diperkirakan bernilai 223 juta pound sterling atau sekitar Rp 4,45 triliun. Neymar dihargai 135 juta pound sterling dan Griezmann 88 juta pound.

    Untuk Arsenal, hasrat Barcelona untuk mendapatkan kembali Neyar akan membuat mereka semain berpeluang mempertahankan Pierre-Emerick Aubameyang.

    Pasalnya, Aubameyang semakin diminati klub-klub raksasa di Eropa setelah pemain berusia 30 tahun itu mencetak 61 gol dalam 97 kali penampilannya buat the Gunners. Kehilangan pemain dari Gabo itu akan menjadi pukulan besar buat Arsenal di bawah asuhan manajer baru, Mikel Arteta.

    Meski tak dalam kondisi fisik terbaik musim ini,  Aubameyang masih bisa mencetak 17 gol dalam Liga Primer Inggris atau 42,5% dari gol the Gunners di liga musim ini.

    Jika dikomparasi dengan hasil penampilan  Neymar dan Griezmann sebagai pemain playmaker, jelas penyerang Gabon itu merupakan aset lebih penting buat Arsenal.

    Meski mungkin nilai komersialnya masih kalah dari Neymar, tapi Aubameyang akan menjadi pemain salah satu paling mahal jika penyerang berusia 30 tahu ini pindah dari Arsenal. Menurut Transfermarkt, nilai pasarnya adalah  63 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,25 triliun.

    Pierre-Emerick Aubameyang tinggal punya sisa kontrak satu tahun dengan Arsenal pada akhir musim 2019-2020. Jadi buat Arsenal akan berisiko merugi jika kehilangan dia dengan status bebas transfer pada musim 2020-21.

    FOOTBALL LONDON | SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.