Masalah Barcelona Kian Terkuak, Ada Rencana Perombakan Manajemen

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Barcelona Quique Setien, memberikan instruksi pada para pemainnya saat latihan mejelang laga El Clasico di Ciutat Esportiva Joan Gamper, Barcelona, 29 Februari 2020. REUTERS/Albert Gea

    Pelatih Barcelona Quique Setien, memberikan instruksi pada para pemainnya saat latihan mejelang laga El Clasico di Ciutat Esportiva Joan Gamper, Barcelona, 29 Februari 2020. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Disharmoni internal di tubuh Barcelona kian terkuak. Kondisi terbaru diungkapkan Emili Rosaud, Wakil Presiden klub La Liga.

    Rousaud mengungkapkan, saat ini Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu ingin merombak manajemen klub setelah dia tidak lagi mempercayai direktur tertentu.

    "Bartomeu menelepon saya dan memberi tahu saya bahwa dia ingin merombak manajemen karena dia curiga terhadap beberapa direktur, termasuk saya," Rousaud kepada radio Cadena Ser dan dilansir AFP, Kamis.

    Salah satu sosok calon presiden Barca periode mendatang ini melanjutkan, "Dia memberi tahu saya bahwa ada hal-hal yang bocor ke pers sehingga membuat para pemain kecewa dan dia berpikir saya kritis terhadap bagaimana dewan direksi menanganinya." 

    Hubungan antara pemain dan manajemen puncak Barca sempat tegang selama beberapa bulan, dengan kritik terbuka Lionel Messi terhadap sekretaris teknik Eric Abidal pada bulan Februari hanyalah salah satu dari sejumlah kontroversi di luar lapangan.

    Messi kembali mengkritik direksi Barca pekan lalu, ketika membenarkan tim akan menerima potongan gaji 70 persen selama krisis akibat pandemi virus corona.

    Penyerang asal Argentina itu menuduh Bartomeu mengganggu pemain selama proses negosiasi baru-baru ini.

    "Tidak pernah berhenti mengejutkan kami bahwa dari dalam klub ada orang-orang yang mencoba menempatkan kami di bawah kaca pembesar dan mencoba menambah tekanan untuk melakukan sesuatu yang kami selalu tahu akan kami lakukan," cuit Messi di media sosial.

    Cuitan Messi itu segera diposting di hampir semua akun rekan setimnya di Barcelona.

    Kontroversi ini semakin meningkatkan tekanan pada Bartomeu dan dewan direksi Barcelona menjelang pemilihan presiden tahun depan.

    Namun, Bartomeu tidak lagi memenuhi syarat untuk kembali mencalonkan diri pada tahun 2021 setelah menjalani dua periode.

    Menurut harian Sport Catalan sebagaimana dilansir AFP, selain Rousaud, Bartomeu juga mencari pengganti bendahara klub Enrique Tombas, direktur tim cadangan dan juru bicara Silvio Elias serta pengawas operasi komersial klub Josep Pont.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.