Pemain Southampton Jadi Pionir untuk Tunda Sebagian Gaji Mereka

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Chelsea, N'Golo Kante berusaha melewati pemain Southampton, Maya Yoshida dalam pertandingan Liga Inggris di  Stamford Bridge, London, 3 Januari 2019. Action Images via Reuters/Paul Childs

    Gelandang Chelsea, N'Golo Kante berusaha melewati pemain Southampton, Maya Yoshida dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 3 Januari 2019. Action Images via Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Southampton telah menjadi klub Liga Primer Inggris pertama yang mengumumkan pemain mereka akan menunda sebagian dari gaji mereka di tengah pandemi virus corona. Manajer Ralph Hasenhuttl dan stafnya, serta dewan direksi, juga akan mengadopsi tindakan itu hingga Juni.

    Klub-klub Liga Primer sebelumnya mengatakan mereka akan meminta pemain untuk mengambil potongan gaji 30% untuk melindungi pekerjaan.  Namun, Asosiasi Pesepakbola Profesional mengatakan bahwa akan memberikan kontribusi pajak kepada badan pelayanan kesehatan Inggris, NHS.

    Pada hari Senin, 6 April 2020, para pemain Liga Primer meluncurkan inisiatif #PlayersTogether untuk menghasilkan dan mendistribusikan dana ke NHS.

    Southampton juga mengatakan mereka tidak akan menggunakan skema cuti pemerintah selama bulan April, Mei dan Juni dan semua staf yang tidak menunda gaji mereka akan terus menerima 100% dari gaji mereka.

    Southampton mengatakan tindakan para pemain, pelatih dan direktur dalam menunda gaji mereka akan membantu melindungi masa depan klub, dan staf yang bekerja di dalamnya.

    BBC | SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.