Eks Pemain Newcastle United Bagikan Kondom Ditengah Krisis Corona

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Newcastle United, Isaac Hayden berselebrasi setelah berhasil menjebol gawang Chelsea dalam laga lanjutan Liga Inggris di St James Park, Inggris, 18 Januari 2020. Kemenangan tipis itu membuat Newcastle naik ke urutan ke-12 klasemen dengan koleksi 29 poin. REUTERS/Scott Heppell

    Pemain Newcastle United, Isaac Hayden berselebrasi setelah berhasil menjebol gawang Chelsea dalam laga lanjutan Liga Inggris di St James Park, Inggris, 18 Januari 2020. Kemenangan tipis itu membuat Newcastle naik ke urutan ke-12 klasemen dengan koleksi 29 poin. REUTERS/Scott Heppell

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks pemain Newcastle United, Faustino Asprilla, membagi-bagikan kondom secara gratis di negaranya, Kolombia, di tengah pandemi virus corona. Tino, begitu dia disapa, disebut mendonasikan 3,5 juta kondom ke seluruh dunia.

    Media Inggris The Sun menyatakan bahwa pembagian kondom gratis itu dilakukan Tino dengan cara yang unik dan tetap mengikuti protokol jaga jarak. Dia mengirimkan langsung kondom-kondom tersebut ke pihak yang membutuhkan dengan menggunakan drone.

    Pembagian kondom gratis itu didokumentasikan secara jelas oleh Tino dan dia mengunggah video di akun twitter miliknya. Di media sosial yang sama bulan lalu, Tino menyatakan akan menyumbangkan 3,5 juta kondom setelah laporan global menyebutkan terjadinya kelangkaan di pasaran.

    Tino saat ini dikabarkan memang memiliki pabrik kondom di negaranya. Bisnis alat kontrasepsi tersebut dia geluti setelah memutuskan gantung sepatu pada 2004. Dia memutuskan pensiun dari lapangan hijau setelah berkarir selama 16 tahun.

    Pria yang kini berusia 50 tahun itu sempat bermain untuk Newcastle United pada 1996 hingga 1998 setelah sebelumnya membela tim asal Italia, AC Parma. Setelah hengkang dari Newcastle United, dia sempat kembali ke AC Parma selama semusim sebelum akhirnya meneruskan karir di Amerika Latin dan akhirnya pensiun di klub asal Kolombia, Cortulua.

    Kekurangan pasokan kondom dikabarkan terjadi di tengah pandemi virus corona saat ini. Penyebabnya ditutupnya tiga pabrik pembuat kondom terbesar di dunia milik perusahaan asal Malaysia, Karex.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.