Jadwal Liga Primer Inggris Bisa Bergeser Lagi, Ada Opsi 19 Juni

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Everton Dominic Calvert-Lewin mencetak gol ketiga timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Crystal Palace di Goodison Park, Liverpool, Sabtu, 8 Februari 2020. Reuters

    Pemain Everton Dominic Calvert-Lewin mencetak gol ketiga timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Crystal Palace di Goodison Park, Liverpool, Sabtu, 8 Februari 2020. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Rencana dimulainya lagi Liga Primer Inggris masih diliputi suasana ketidakpastian. Kabar terakhir soal start 12 Juni 2020 menjadi mentah lagi setelah 20 kapten tim Liga Primer mengadakan pertemuan dengan pengurus liga, dan deputi kepala tim kesehatan, Jonathan van Tam.

    Di samping soal protokol kesehatan dan soal tempat pertandingan netral yang belum sepenuhnya disepakati, para kapten tim meminta waktu lebih lama untuk persiapan, sehingga 19 Juni 2020 dipandang paling masuk akal untuk memulai kembali Liga Primer Inggris.

    Para pemain masih khawatir dengan masalah keselamatan diri mereka dan keluarga, terutama setelah pulang kembali ke rumah masing-masing. Soal lain adalah kontrak para pemain yang akan habis masa kontraknya pada Juni mendatang.

    Sedangkan dalam pertemuan para manajer Liga Primer Inggris, yang masih alot adalah soal pertandingan di tempat netral. Mereka juga bertanya apa yang mesti dilakukan jika dalam tes kesehatan sebelum pertandingan, ada beberapa pemainnya yang dinyatakan mengidap virus corona.

    Rencana menggulirkan kembali Liga Primer Inggris 2019-2020 yang dihentikan sejak 13 Maret lalu tampaknya akan mengalami masa-masa injury time. Pertemuan demi pertemuan terus digelar tanpa menghasilkan keputusan yang bulat, termasuk mungkin pada Senin berikutnya, 18 Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru Nonton di Bioskop Pasca Covid-19

    Masyarakat dapat menikmati film di layar lebar dalam masa pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.