Ini 3 Jam Tangan Mewah Dele Alli yang Dicuri Maling

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Tottenham Hotspur, Dele Alli tampak kecewa saat gagal memanfaatkan peluang ketika melawan Liverpool dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, 11 Januari 2020. REUTERS/Dylan Martinez

    Pemain Tottenham Hotspur, Dele Alli tampak kecewa saat gagal memanfaatkan peluang ketika melawan Liverpool dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, 11 Januari 2020. REUTERS/Dylan Martinez

    TEMPO.CO, Jakarta - Kediaman bintang Tottenham Hotspur Dele Alli kebobolan maling pada Rabu dini hari kemarin waktu Inggris. Tiga jam tangan mewah senilai total 350 ribu pound sterling atau sekitar Rp 6,3 miliar raib dalam perampokan yang sempat membuat Alli dan sejumlah orang di rumahnya tersekap.

    Media Inggris The Sun menyatakan bahwa tiga arloji mewah milik Dele Alli itu adalah Richard Mille 11-03 senilai 150 ribu pound sterling atau sekitar Rp 2,7 miliar, Patek Philippe 5980 Nautilus senilai 150 ribu pound sterling Audemars Piguet Royal Oak Chrono senilai 50 ribu pound sterling atau sekitar Rp 900 juta.

    The Sun menyatakan bahwa Alli dan pacarnya Ruby Mae tengah bermain billiar di kediamannya bersama sejumlah rekan-rekannya ketika dua orang perampok bersenjata tajam datang sekitar pukul 00.30.

    Mereka sempat disekap di sana. Meskipun tak mengalami kekerasan fisik, Alli melalui media sosialnya menyatakan kejadian itu membuat mereka syok.

    "Terima kasih atas semua pesan yang kalian kirimkan. Itu kejadian yang menakutkan tetapi kami semua baik-baik saja sekarang. Saya sangat menghargai dukungan kalian," kata Alli beberapa jam setelah kejadian itu.

    Polisi London disebut tengah menginvestigasi pelaku perampokan itu. Namun menurut The Sun, para perampok dipastikan tak akan mudah menjual jam tangan mewah Alli itu.

    Menurut The Sun, sumber mereka yang dekat dengan Alli memastikan jam tangan itu akan terlacak jika si perampok menjualnya ke toko-toko jam mewah. Pasalnya, Alli sudah menghubungi semua pemasok arloji mewah di London, Manchester, Liverpool dan Newcastle, untuk menghubungi aparat terkait jika ada sesuatu yang mencurigakan.

    "Para pemain bola biasanya menggunakan penjual yang dekat dengan mereka dan tak ada satu pun dari mereka yang bersedian berurusan dengan arloji curian karena mereka tahu itu akan menimbulkan masalah ke depannya," kata si sumber.

    "Bisa anda bayangkan jika arloji curian itu tiba-tiba dipakai di tangan salah satu pemain bola yang kemudian ditangkap?"

    "Para penjual arloji ini tahu jika mereka secara sengaja membeli arloji tiruan yang ternyata milik Dele, maka mereka tak akan bisa lagi menjual arloji ke pesepakbola lainnya," kata dia.

    Dia juga menyatakan bahwa arloji itu tak mudah untuk dibawa ke luar Inggris. Pasalnya, aparat di Inggris pasti akan meminta dokumen dari jam tersebut jika melewati pos pemeriksaan di bandara.

    Dele Alli sendiri saat ini dikabarkan telah menjalani kehidupannya seperti biasa. Dia bahkan terlihat sudah berlatih bersama Tottenham Hotspur pada Rabu pagi setelah kejadian perampokan itu.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.