Jurgen Klopp Tak Sabar Kembali Melatih Pemain Liverpool

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Liverpool, Juergen Klopp berselebrasi di akhir laga setelah timnya berhasil mengalahkan Wolverhampton Wanderers dalam laga Liga Inggris di Stadion Molineux, Inggris, 23 Januari 2020. Hasil ini memastikan Liverpool tak terkalahkan dalam 23 laga. REUTERS

    Pelatih Liverpool, Juergen Klopp berselebrasi di akhir laga setelah timnya berhasil mengalahkan Wolverhampton Wanderers dalam laga Liga Inggris di Stadion Molineux, Inggris, 23 Januari 2020. Hasil ini memastikan Liverpool tak terkalahkan dalam 23 laga. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mendukung keputusan Liga Primer Inggris yang telah memberikan lampu hijau untuk klub-klub kembali berlatih pada pekan ini. Para pemain akan berlatih lagi setelah klub-klub mengambil keputusan dengan suara bulat.

    Keputusan itu diambil pada pertemuan pemegang saham pada Senin lalu, langkah penting pertama dalam protokol untuk kembali memainkan kompetisi. Para petinggi optimistis Liga Primer Inggris bisa dimulai Juni, tiga bulan setelah sepak bola ditangguhkan karena pandemi virus corona. Namun rencana digulirkan lagi pada 12 Juni sesuai harapan awal sepertinya tidak memungkinkan.

    Pada Selasa, Liga Primer Inggris mengkonfirmasi ada hasil tes positif virus corona dari tiga klub setelah dilakukan pengujian masal kepada 748 orang. Meski begitu, beberapa klub telah menggelar latihan dalam kelompok-kelompok kecil pada Selasa kemarin.

    Menurut Klopp, saat ini adalah waktu yang tepat untuk kembali memulai pelatihan. "Tidak ada yang ingin membawa siapa pun ke dalam bahaya, tapi saya pikir, dengan semua hal yang kita ketahui, tetap berpegang pada aturan jarak sosial, terutama di bagian pertama, dengan menguji sesering mungkin, para pemain akan aman," kata dia dikutip di situs web resmi Liverpool.

    "Jerman sudah menunjukkan itu, beberapa pemain positif selama periode yang lama, mereka berlatih selama lima minggu, dan sekarang mereka sudah bermain, dan mereka memiliki 10 atau 12 tes positif," kata pelatih asal Jerman ini.

    "Saya berharap bahwa kita sekarang berada di Inggris, di jalur tepat untuk hal itu juga."

    "Ini semua tentang kapan, tetapi Anda perlu membuka kembali selangkah demi selangkah bagian kehidupan yang berbeda. Dan semua orang setuju tentang itu, ini hanya tentang kapan."

    Ia melanjutkan, "Sekarang saat yang tepat untuk melakukannya (di Liga Primer). Kemudian hal-hal lain, pasti akan menyusul."

    "Sepertinya itu mungkin dan di Jerman sudah bermain secara tertutup," kata dia. "Dan, pertandingan sepak bola benar-benar bagus, gol super, pertarungan nyata, pertandingan ketat, pertandingan jelas, hasil jelas, pertarungan yang tepat. Bayangkan, malam pertama adalah sedikit. 'Lihat di sana-sini, bagaimana caranya? Bagaimana rasanya?'."

    "Di Jerman begitu banyak tim bermain, mereka ingin tetap di laga, dan itu persis sama dengan apa yang akan terjadi di Inggris," ujarnya. "Ketika kita mulai, itu benar-benar berjlan lagi untuk segalanya. Kompetisi akan membuat intensitas."

    Klopp mengakui dirinya senang ketika diberi tahu bahwa dia akan kembali dapat berlatih dengan para pemainnya.

    "Saya tidak sabar meninggu, jadi saya sangat senang bahwa kami dapat berlatih lagi, kembali ke Melwood, menggelar pelatihan kelompok kecil," katanya.

    Dia menambahkan, "Saya selalu mengatakan kami tidak ingin terburu-buru, tetapi saya tidak berpikir itu terburu-buru. Ini untuk langkah pertama, untuk latihan dengan jarak sosial dan kami mempunyai lima pemain."

    "Semua orang tahu berapa besar lapangan sepak bola dan mungkin akan ada empat pemain dan penjaga gawang, atau lima pemain dan penjaga gawang di grup terpisah pada hari yang berbeda, itu mungkin juga, tetapi kemudian Anda bisa membayangkan berapa banyak ruang yang harus mereka lakukan," tutur Jurgen Klopp.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.