Kontrak Habis, Mario Gotze Tinggalkan di Borussia Dortmund

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Borussia Dortmund'Mario Gotze, saat latihan jelang pertandingan melawan Apoel FC pada laga Liga Champions di stadion GSP, Cypriot, 16 Oktober 2017.  REUTERS/Yiannis Kourtoglou

    Gelandang Borussia Dortmund'Mario Gotze, saat latihan jelang pertandingan melawan Apoel FC pada laga Liga Champions di stadion GSP, Cypriot, 16 Oktober 2017. REUTERS/Yiannis Kourtoglou

    TEMPO.CO, Jakarta - Mario Gotze dipastikan bakal meninggalkan Borussia Dortmund untuk kedua kalinya musim panas ini. Direktur olahraga Dortmund, Michael Zorc, telah mengonfirmasi soal ini.

    "Kami akan berpisah dengan Mario Gotze musim panas ini. Itu adalah keputusan timal balik dan saling menghormati. Mario adalah pemain yang hebat," kata Zorc.

    Gotze kembali ke Dortmund pada 2016 dengan nilai transfer 20 juta pound sterling setelah bergabung dengan klub saingan, Bayern Munich selama tiga tahun. Kini juara Piala Dunia 2014 ini akan berstatus bebas transfer pada akhir musim panas ini.

    Pemain berusia 27 tahun ini telah berjuang untuk mengamankan tempatnya di tim utama Dortmund musim ini di bawah pelatih Lucien Favre. Dia mengemas tiga gol dalam 20 penampilannya di semua kompetisi.

    Awalnya, Gotze bergabung dengan Dortmund ketika tim Bundesliga itu ditangani Jurgen Klopp. Ketika itu, ia menghadapi persaingan dengan rekannya sesama pemain tim nasional Jerman, Julian Brandt. Tetapi Brandt telah lebih dulu hengkang pada musim panas lalu, bergabung dengan Bayern Leverkusen.

    Mario Gotze baru bermain dalam lima pertandingan Bundesliga musim ini dan baru muncul di menit ke-87 saat mengalahkan Schalke 4-0 pada pekan lalu ketika kompetisi dimulai kembali setelah ditangguhkan selama dua bulan karena pandemi virus corona.

    "Dia adalah pemain yang sangat bagus yang berasal dari sistem junior kami sendiri," Zorc menambahkan.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.