LASK Linz Dihukum Potong 6 Poin karena Langgar Prosedur Latihan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sepak bola di tengah pandemi virus corona. (Twitter@OEFBL)

    Ilustrasi sepak bola di tengah pandemi virus corona. (Twitter@OEFBL)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemuncak klasemen sementara Liga Austria, LASK Linz, dijatuhi hukuman pengurangan enam poin lantaran bersalah melanggar aturan lockdown dalam sesi latihan yang mereka jalani.

    Dua pekan lalu Linz dilaporkan ke komite disiplin liga karena menggelar latihan kelompok besar ketika aturan baru mengizinkan latihan dalam kelompok kecil.

    Kasus itu mengemuka setelah sejumlah klub-klub lain menerima video rekaman sesi latihan Linz, demikian dilansir media-media Austria yang dikutip Reuters, Kamis.

    Pihak Linz menyampaikan permintaan maaf sembari membela diri bahwa mereka sudah merasa cukup aman menggelar sesi latihan kelompok besar, setelah seluruh skuatnya berkali-kali dinyatakan negatif dalam tes COVID-19.

    Linz sebetulnya dijatuhi hukuman pengurangan 12 poin, tetapi pemberlakuannya dibagi enam poin untuk musim reguler dan enam poin fase penentuan juara serta promosi/degradasi.

    Hukuman itu membuat Linz yang sebelumnya memiliki 27 poin dari 22 pertandingan yang sudah dijalani dan unggul tiga poin di atas Red Bull Salzburg, kini turun ke peringkat kedua serta tertinggal dari pesaingnya itu.

    Poin baru Linz juga membuat mereka kini hanya unggul satu poin atas Rapid Wina (20) di peringkat ketiga dan dua poin dari tim posisi keempat Wolfsberger (19).

    Selain itu, Linz juga dijatuhi hukuman denda senilai 75 ribu euro (sekira Rp 1,2 miliar).

    Liga Austria dijadwalkan kembali memainkan musim 2019/20 mulai 2 Juni dengan sisa 10 pekan pertandingan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.