Roberto Mancini Bicara Soal Sandro Tonali dan Mario Balotelli

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini. REUTERS/Arnd Wiegmann

    Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini. REUTERS/Arnd Wiegmann

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini, menyampaikan pendapatnya tentang masa depan pemain Brescia, Sandro Tonali dan Mario Balotelli. Kedua pemain itu kemungkinan bakal meninggalkan Brescia setelah akhir musim ini.

    Tonali diperkirakan akan meninggalkan Brescia musim panas ini. Beberapa klub, seperti Inter Milan, Juventus, AC Milan, dan beberapa klub di Liga Inggris disebut-sebut berminat kepadanya.

    "Jika dia bergabung dengan klub yang bermain di Eropa, dia akan mendapatkan lebih banyak pengalaman dan meningkatkan banyak aspek," kata Mancini kepada Rai Sport.

    "Tonali dapat bermain di depan pertahanan, di lini tengah tiga pemain, tetapi juga berperan lebih ke tengah. Ia bisa menyerang, menembak, dan mencetak gol. Dia mampu melakukan apa pun," kata mantan pemain Lazio ini.

    Sandro Tonali. (instagram/@sandrotonali)

    Sementara itu, terkait dengan Balotelli, Mancini memprediksi bahwa semakin tidak mungkin mantan pemain Manchester City dan Liverpool itu bermain lagi untuk Brescia atau Italia setelah persoalan dalam hubungan dengan klub.

    "Apa yang bisa saya katakan tentang Mario?" kata Mancini sambil mengangkat bahu dengan letih. "Saya berharap dia kembali ke pelatihan."

    Pemain Brescia Mario Balotelli. REUTERS/Daniele Mascolo

    Mario Balotelli sudah tidak mengikuti pelatihan bersama Brescia dalam beberapa hari terakhir ini. Presiden Brescia, Massimo Cellino, mengeluh bahwa penyerang Italia berusia 29 tahun itu tidak lagi bersama klub yang dia bela secara mental.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.