Gary Lineker Samakan Lionel Messi dengan Michael Jordan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saat Lionel Messi berhasil melewati David Beckham ketika pertandingan Paris Saint-Germain menghadapi Barcelona di Liga Champions 2012-2013. The Sun

    Saat Lionel Messi berhasil melewati David Beckham ketika pertandingan Paris Saint-Germain menghadapi Barcelona di Liga Champions 2012-2013. The Sun

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks pesepakbola Inggris, Gary Lineker, menilai penyerang Barcelona Lionel Messi setara dengan legenda bola basket Michael Jordan. Menurut dia, kedua atlet itu sama-sama ikon yang dampak dan kemampuannya jauh melampaui olahraganya sendiri.

    Dalam kolomnya di media BBC, Lineker mengungkapkan bahwa dirinya selalu terkagum-kagum ketika melihat Lionel Messi bermain. Messi, menurut dia, selalu memiliki momen yang bisa membuatnya menggelengkan kepala meskipun terkadang tak bermain dalam kondisi terbaiknya.

    "Setiap kali saya menontonnya, bahkan pada hari-hari dimana dia tak bermain baik, ada saat-saat ketika Anda hanya berkata, 'Bagaimana dia melakukannya?' Dia melakukan hal-hal tiga atau empat kali dalam satu pertandingan yang saya mungkin tidak pernah berhasil sekali pun sepanjang karir saya. Dia melakukan hal-hal yang tidak dapat dilakukan orang lain," tulis Lineker.

    Hal yang sama diakui Lineker ketika dia mengikuti film dokumenter 'The Last Dance' soal Michael Jordan. Meskipun mengaku bukan penggemar bola basket, Lineker menyatakan bahwa dalam film itu Jordan terlihat memiliki dampak dan kemampuan seperti yang dilakukan Messi di sepakbola.

    "Jordan adalah kepribadian yang sangat berbeda, dan jauh lebih ramah, tetapi Anda bisa menggambarkan Messi dengan cara yang sama - sebagai ikon yang dampak dan kemampuannya jauh melampaui olahraganya sendiri," kata Lineker yang juga pernah membela Barcelona selama tiga musim.

    "Dengan cara yang sama Anda tidak harus menghargai bola basket untuk menghargai Jordan, Anda tidak harus menjadi penggemar sepak bola untuk mendapatkan kesenangan murni dari menonton Messi."

    Lineker menyatakan hal itu merupakan alasan kenapa banyak orang sangat mencintai Messi. Meskipun Cristiano Ronaldo memiliki rekor gol lebih baik, menurut Lineker Messi merupakan pemain yang lebih komplet.

    Messi, menurut Lineker, memiliki kemampuan menggiring bola lebih baik. Si Kutu, julukan Messi, juga memiliki kemampuan untuk lepas dari penjagaan pemain lawan lebih baik ketimbang Ronaldo. Dia pun dinilai memiliki visi bermain dan kemampuan mengumpan yang lebih superior ketimbang Ronaldo.

    "Saya telah menyaksikan banyak pertandingan di Nou Camp ketika Barcelona bermain di Liga Champions dan ada banyak waktu ketika saya melihat dia melepaskan umpan yang saya dan orang-orang di sekitar saya tidak melihatnya, dan itu adalah saat dimana kami melihat pertandingan dari atas dengan sudut yang lebih baik dari dia," kata Lineker.

    "Memiliki visi dan kesadaran di atas segalanya adalah hal yang membuatnya tak tertandingi sebagai pemain, dan bakat yang luar biasa. Ya, dia juga pencetak gol yang brilian, dan kerap menempatkan bola ke sudut atas gawang secara teratur, tetapi jika ada kesempatan memberikan umpan, dia akan melakukannya jika itu hal yang tepat untuk dilakukan."

    "Dia bukan hanya tidak egois, kemampuannya membuat keputusan luar biasa. Tidak ada orang lain yang melakukan hal-hal yang dia lakukan, cara dia melakukannya - dan tidak ada yang pernah melakukannya."

    Lineker juga menilai Messi merupakan pesepakbola yang layak ditiru soal sikapnya. Jarang berpura-pura dan beradu argumen dengan wasit membuat Messi, menurut dia, merupakan pesepakbola yang tepat untuk ditiru oleh para pemain muda. Sikapnya di luar lapangan yang membuat dia jarang diterpa gosip miring menjadikan Messi semakin layak dijadikan idola bagi semua pecinta sepak bola.

    Messi juga dinilai sebagai pesepakbola yang cukup malu-malu di luar lapangan. Lineker menceritakan bahwa dirinya pernah bersama Messi membintangi sebuah iklan. Namun dia tak bertemu si pemain dalam perekaman iklan itu.

    "Saya sebenarnya pernah berada di dua iklan dengannya, tetapi saya tidak bertemu dengannya untuk perekaman karena dia agak pemalu dan suka melakukan hal-hal itu sendiri. Hanya efek layar hijau yang menyatukan kami di ruangan yang sama dalam pembuatan iklan itu," ujarnya.

    Satu-satunya kesempatan Lineker bertemu Messi secara langsung adalah ketika Barcelona bermain kontra Chelsea di ajang Liga Champions beberapa musim lalu. Saat itu, Lineker berkesempatan bertemu Messi di hotel tempat skuad Barcelona menginap setelah mengontak mantan rekannya di Barcelona, Lobo Carrasco.

    Lineker menyatakan bahwa Messi merupakan pemain yang sangat ramah dan bersahaja karena mau menemuinya dan anak-anaknya serta berfoto dan menandatangani sejumlah marchendise.

    Dia pun mengaku sempat merasa terpesona oleh Messi pada pertemuan itu. Lineker menyatakan bahwa dirinya merasakan hal yang sama ketika pertama kali bertemu dengan Diego Maradona ketika dia masih bermain sepak bola.

    "Jadi, sangat senang bertemu dengannya, bahkan untuk waktu yang cukup singkat dan, sejujurnya, aku agak terpesona. Bahkan pesepakbola bisa merasakan seperti itu dengan beberapa pemain sepak bola lain yang Anda tahu, mirip dengan pertemuan saya dengan Diego."

    "Ketika saya masih menjadi seorang pemain saya kagum pada Maradona karena bakatnya yang tertinggi, yang hanya membuatnya tampak berbeda bagi kita semua. Messi tentu saja memiliki efek yang sama."

    Bahkan, Lineker menganggap Messi lebih baik dari Maradona. Satu-satunya yang kurang dari Messi adalah karena dia belum mampu membawa Argentina meraih gelar juara Piala Dunia seperti Maradona.

    "Tetapi apakah anda benar-benar menilai kehebatan pemain berdasarkan itu (juara Piala Dunia)?"

    Lineker pun menyatakan bahwa Messi merupakan pemain terbaik di dunia saat ini meskipun mengakui dirinya juga menyukai Cristiano Ronaldo. Soal perbandingan dengan Ronaldo, Lineker menilai hal itu tergantung dari perspektif siapa yang menilainya.

    BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Nyoblos di Saat Pandemi, Pilkada Berlangsung pada 9 Desember 2020

    Setelah tertunda karena wabah Covid-19, KPU, pemerintah, dan DPR memutuskan akan menyelenggarakan Pilkada 2020 pada 9 Desember di tahun sama.