Sikap Persib Terkait Opsi Liga 1 di Jawa dan Subsidi Klub

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umuh Muchtar. TEMPO/Seto Wardhana

    Umuh Muchtar. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Bandung - Manajemen Persib Bandung tak masalah kompetisi Liga 1 kembali digelar dan terpusat dihelat di Jawa. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengatakan hal itu justru menguntungkan mereka yang bermarkas di Bandung.

    "Kalau untuk Persib, di manapun juga tempatnya kita ikut. Mudah-mudahan di Jawa Barat. Di Pulau Jawa kita diuntungkan karena masalah waktu atau biaya tidak berat," kata Umuh, Rabu, 3 Juni 2020.

    Selain itu, opsi pemberian subsidi sebesar Rp 800 juta bagi setiap klub Liga 1 pun disetujui Umuh. Namun kendalanya, apakah keuangan PT LIB memang benar-benar mampu menganggarkan nominal sebesar itu. Musababnya, ucap dia, sponsor pun kebanyakan memilih memutus kontrak lantaran adanya pandemi virus Corona.

    Di samping itu, ia mengaku tidak sepakat dengan opsi yang diusung PSSI, terkait Liga 1 kembali digelar tapi tidak ada tim yang terdegradasi. Umuh menilai kalau tidak ada degradasi, sama saja dengan turnamen dan itu bukan kompetisi. "Ini turnamen saja, hiburan, jadi ini bukan liga namanya. Kalau liga apapun, juga tetap ada degradasi, dalam situasi begini semuanya fokus untuk menghibur aja," kata tokoh Persib ini.

    ADVERTISEMENT

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.