Elie Aiboy dan Aliyudin Bicara Soal Sosok Bambang Pamungkas

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Tim Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. persija.id

    Manajer Tim Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. persija.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, dikenal sebagai mantan pemain yang disegani di dalam dan luar lapangan. Selain piawai dalam mencetak gol, mantan striker Persija Jakarta ini juga memiliki karakter pemimpin dan cara komunikasi yang baik. Hal inilah yang menjadi alasan pemain yang Rabu, 10 Juni 2020, berusia 40 tahun kerap menjadi kapten di Persija maupun Timnas Indonesia.

    Sebagai pemain yang membela Persija sejak 1999, tentu menghadirkan banyak kisah antara Bepe dengan pemain lain. Mantan sayap Persija era 2003 Elie Aiboy menuturkan Bepe adalah sosok yang mudah untuk diajak bicara dan berdiskusi.

    “Saya sangat dekat dengan Bambang Pamungkas. Saat masih di Menteng dulu kami satu kamar. Kami kerap berdiskusi dan berbicara terkait sepak bola dan itu berdampak pada penampilan di lapangan,” tutur Elie Aiboy, seperti dikutip laman Persija.

    Sementara itu eks gelandang Persija asal Singapura, Fahrudin Mustafic, mengingat Bepe sebagai pemain yang pandai berbicara bahasa Inggris. Saat datang ke Persija pada musim 2009, Bepe lah yang membantu Mustafic berkomunikasi dan berapdatasi.

    “Bepe adalah pemain Indonesia yang pandai berbahasa Inggris. Kala saya ke Indonesia dia membantu saya untuk beradaptasi. Dia adalah sosok panutan bagi siapapun pemain Persija,” kata Mustafic.

    Lain halnya dengan mantan duet Bepe di Persija, Aliyudin. Bagi mantan pemain lincah tersebut, Bambang Pamungkas dikaitkannya dengan kuliner. Hal ini karena sosok Bepe yang kerap mencicipi santapan kuliner khas nusantara setiap tandang.

    “Berbicara Bepe tentu tak terlepas dari kuliner. Ia tahu semua makanan enak yang ada di Indonesia. Meski begitu Bepe tetap profesional dengan fokus menjaga stamina,” ujar Aliyudin.

    PERSIJA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.