Operator Isyarakat Liga 1 dan 2 Dimulai Oktober 2020

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

    PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

    TEMPO.CO, Jakarta - Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengisyaratkan kick off atau lanjutan Liga 1 dan 2 musim 2020 dilakukan pada Oktober 2020.

    "LIB menyiapkan dua opsi pelaksanaan liga yaitu pertengahan September dan awal Oktober 2020. Namun, kemungkinan dominannya dimulai awal Oktober," ujar Direktur Operasional LIB Sudjarno kepada Antara di Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2020.

    Menurut Sudjarno, LIB masih menyusun timeline agar semua klub peserta dapat menyiapkan tim secara matang.

    Bersamaan dengan itu, LIB juga bekerja sama dengan PSSI untuk membicarakan regulasi yang akan diterapkan di liga.

    "Regulasi sedang disusun bersama PSSI, termasuk untuk Liga 2. Kami juga menyesuaikan semuanya dengan jadwal internasional tim nasional Indonesia," kata Sudjarno.

    Dalam rapat Komite Eksekutif pada Rabu, 17 Juni, PSSI resmi memutuskan Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020, yang diliburkan sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19, akan dilanjutkan.

    Namun, belum ada kepastian soal tanggal dimulainya kompetisi. PSSI hanya menyebut Liga 1 dan 2 akan berlangsung kembali mulai bulan September atau Oktober 2020.

    Terkait lanjutan liga, PSSI menyarankan supaya pelaksanaan pertandingan seluruhnya dilaksanakan di Pulau Jawa demi menekan penyebaran COVID-19. Namun, secara resmi belum ada penetapan soal stadion lokasi laga.

    Rencananya, Liga 1 musim 2020 akan dilanjutkan dengan format semusim penuh. Sementara Liga 2 2020 dijalankan dengan format "home tournament".

    Baik Liga 1 maupun Liga 2 juga diproyeksikan berlangsung tanpa degradasi. Adapun tim promosi dari Liga 2 dibatasi hanya dua dari sebelumnya tiga klub.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.