Lanjutkan Liga 1, Barito Putera Ajukan Syarat Jaminan Kesehatan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barito Putera, Aleksandar Rakic. (instagram/@rakic_a.9)

    Pemain Barito Putera, Aleksandar Rakic. (instagram/@rakic_a.9)

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO klub Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman mengajukan syarat untuk berpartisipasi dalam lanjutan Liga 1 2020. Menurut dia, timnya akan berpartisipasi pada lanjutan Liga 1 selama protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

    "Kami akan berpartisipasi apabila ada kejelasan tentang protokol kesehatan yang menjamin keselamatan dan kesehatan para pemain, pelatih, ofisial serta semua pihak yang terkait," ujar Hasnuryadi ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Rabu, 1 Juli 2020.

    Hasnuryadi, yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2019-2023 itu, menilai faktor kesehatan sangat vital karena Liga 1 bergulir di tengah pandemi penyakit virus corona. Barito,  kata dia, telah memiliki pengalaman dengan Covid-19 setelah asisten pelatih Yunan Helmi terinfeksi virus penyerang organ pernapasan tersebut.

    Yunan bahkan harus dirawat lebih dari satu bulan di salah satu rumah sakit di Banjarmasin. "Kami merasakan betapa sulit dan sakitnya anggota keluarga kami saat harus melawan pandemi ini," tutur politikus Partai Golkar tersebut.

    Situasi seperti itu yang membuat Hasnuryadi menganggap bahwa Liga 1 tidak pantas untuk dilanjutkan selama virus corona masih merajalela. "Prinsip kami, mencegah lebih baik daripada harus mengobati, karena risiko cukup besar, kami memilih untuk bersikap hati-hati demi keselamatan ke depan," kata Hasnuryadi.

    Melalui surat keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi dalam Keadaan Luar Biasa tahun 2020, PSSI resmi memutuskan Liga 1, 2 dan 3 Indonesia musim 2020 bergulir kembali mulai Oktober 2020.

    Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada Sabtu, 27 Juni 2020 dan disebarkan ke Komite Eksekutif PSSI, PT Liga Indonesia Baru, Asosiasi Provinsi PSSI se-Indonesia, Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).

    PSSI dan PT LIB sejatinya telah menyusun panduan pencegahan Covid-19 untuk pertandingan sepak bola termasuk untuk liga dan tim nasional. Dokumen setebal puluhan halaman ini sempat tersebar di kalangan media. Namun, protokol itu belum resmi karena masih harus didiskusikan lebih lanjut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.