Manchester City vs Liverpool, Pep Bicara Persaingan Musim Depan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pep Guardiola. REUTERS/David Klein

    Pep Guardiola. REUTERS/David Klein

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Manchester City vs Liverpool akan tersaji dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-32 di Etihad Stadium, Jumat dinihari WIB, 3 Juli 2020, mulai 02.45 WIB.

    Laga ini sudah tak banyak artinya bagi kedua tim. Liverpool sudah dipastikan menjadi juara dan Man City hampir pasti jadi runner-up.

    Tak heran bila menjelang laga ini, pelatih Manchester City Pep Guardiola lebih suka berbeicara tentang musim depan. Menurutnya, timnya mesti ditata kembali seandainya ingin menyaingi Liverpool dalam menjuarai Liga Premier musim depan.

    Takhta juara City copot setelah pekan lalu kalah melawan Chelsea yang membuat Liverpool praktis tak bisa lagi disusul di puncak klasemen.

    Guardiola, yang timnya akan menjamu Liverpool untuk menjalani laga demi mempertahankan marwah di Stadion Etihad Jumat dini hari nanti, menyatakan kebutuhan membangun kembali tim adalah salah satu tantangan yang dihadapi semua klub.

    "Kami harus dibangun kembali. Itu terjadi pada klub-klub di seluruh dunia," kata dia. "Kami harus menerimanya dan mengambil keputusan yang tepat dalam berusaha menaikkan level yang kami punya."

    "Kami punya pemain-pemain yang luar biasa tetapi setelah musim ini berakhir kami harus merenung."

    City sudah kemasukan 10 gol lebih banyak dibandingkan liga musim lalu saat menjadi juara, dan masih menyisakan tujuh pertandingan lagi.

    Gelandang Fernandinho (35) dan striker Sergio Aguero (32) akan habis kontrak akhir musim ini sedangkan David Silva sang kapten City berusia 34 tahun, akan hengkang pada akhir musim ini.

    "Fernandinho dan Sergio tinggal satu tahun lagi," kata Guardiola. "Saya tak tahu apakah mereka akan memperpanjangnya atau tidak. Beberapa pemain harus diganti, ini bukan bencana atau hal buruk, ini bagian dari sepak bola."

    Guardiola juga membela keputusannya menjual pemain sayap Leroy Sane ke Bayern Muenchen dengan mengatakan, "Jika orang-orang tak mau bertahan, maka mereka harus pergi."

    "Kami tidak akan mendapatkan yang terbaik dari pemain-pemain ini jika dalam pikiran mereka, mereka tidak bahagia di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.