Laga Adu Gengsi, Ini Prediksi Manchester City vs Liverpool

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaPakar sepakbola Sky Sports, Charlie Nicholas, memprediksi tuan rumah Manchester City akan mengalahkan juara Liga Premier Inggris, Liverpool, dalam laga adu gengsi Jumat dini hari nanti. Laga ini, menurut dia, sekaligus menjadi laga balas dendam The CItizen yang kalah pada pertemuan pertama di Anfield, Oktober tahun lalu.

    Manchester CIty dan Liverpool adalah dua tim yang menduduki dua peringkat teratas dalam dua musim terakhir. Kedua tim memiliki kedalaman tim yang sama di setiap posisi. "Yang akan kita saksikan dalam pertandingan ini adalah sebuah laga sepak bola terbuka," kata Nicholas, dikutip dari Skysports, Kami 2 Juli 2020.

    Meski begitu, menurut dia, City tidak akan mengeluarkan kekuatan penuh untuk mengalahkan Liverpool. Manchester City kemungkinan akan menyimpan pemain kunci untuk menghadapi babak semifinal Piala FA melawan Arsenal. "Mereka ingin membangun landasan untuk semifinal Piala FA," kata Nicholas. 

    Nicholas menilai laga kedua tim kelas atas ini akan menjadi sangat enak ditonton sekalipun dilangsungkan di stadion tanpa penonton akibat pandemi virus corona. "Kedua tim saling menaruh hormat, cara mereka menginginkan bola dan memanfaatkan bola, dan itulah mengapa mereka akan senang bertarung head-to-head," kata Nicholas.

    Sang juara baru Liga Primer pun tidak akan malu jika  kalah dalam penguasaan bola, tetapi mereka akan menggunakan seefisien mungkin ketika menguasai bola untuk menciptakan peluang dan gol. Selain menjadi perang para bintang kedua klub, permainan menyerang ala Pep Guardiola dan Jurgen Klopp menjadi perhatian pertandingan nanti. "Saya kira kita akan mendapatkan pertandingan semacam itu," tutur Nicholas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.