Brendan Rodgers Butuh Waktu Setel Ulang Mentalitas Leicester City

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Leicester City Brendan Rodgers di Griffin Park, Brentford, Inggris, 25 Januari 2020. Reuters/Paul Childs

    Pelatih Leicester City Brendan Rodgers di Griffin Park, Brentford, Inggris, 25 Januari 2020. Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, mengatakan timnya masih butuh waktu untuk menyetel ulang mentalitas pemainnya agar tetap berada di zona Liga Champions Eropa. Secara mengejutkan, Jamie Vardie dan kawan-kawan kalah 1-2 melawan Everton. 

    The Foxes masih di peringkat ketiga pada klasemen Liga Premier, tetapi performa mereka meredup dengan hanya meraih dua poin dari tiga laga awal. Mereka beruntung karena saat bersamaan Chelsea, yang menempati urutan ketiga, juga tumbang pada hari yang sama.

    Namun, Manchester United dan Wolves, sedang dalam performa puncaknya. Mereka berselisih tiga poin dari Leicester City dengan enam laga tersisa. "Saya tahu kami punya tim yang sangat muda, skuad muda yang tengah berkembang, tapi jika Anda ingin terus bersaing di puncak tertinggi klasemen ini maka kuncinya kerangka berpikir," kata Rodgers, dikutip AFP, Kamis, 2 Juli 2020.

    Brendan Rodgers mengatakan, "Saya kira kami sudah menunjukkan sepanjang musim ini bahwa kami punya bakat tapi tak diragukan lagi kami harus menyetel ulang mentalitas jika kami ingin terus berlanjut dan mencapai yang kami ingin capai."

    Everton mencetak dua gol di Goodison Park lewat Richarlison dan Gylfi Sigurdsson, sebelum Kelechi Iheanacho memperkecil kekalahan Leicester menjadi 1-2. Brendan Rodgers pun menyebut timnya masih dalam posisi yang fantastis dalam Liga Primer Inggris. "Kami hebat selama musim ini dan kami sedang berada di level yang tinggi," ujarnya.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.