Gelandang Persija Marc Klok Tinggal Dua Langkah Lagi Jadi WNI

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija, Marc Klok. (instagram/@persijajkt)

    Pemain Persija, Marc Klok. (instagram/@persijajkt)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Persija Jakarta Marc Klok akan segera merampungkan proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Pesepakbola asal Belanda itu sudah bertemu dengan perwakilan DPR dan telah memberikan berbagai berkas administrasi.

    Proses ini mendekati tahap akhir sebelum mengucapkan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    "Benar saat ini memasuki proses administrasi di DPR. Saat ini saya harus menyelesaikan beberapa hal agar proses itu berlanjut ke tahap selanjutnya. Saya sendiri berharap semuanya bisa lancar apalagi di tengah situasi pandemi ini tidak mudah," kata Marc Klok seperti dilansir laman Liga Indonesia.

    Proses naturalisasi yang dijalani Marc Klok telah dilakukan sejak masih berseragam PSM Makassar pada 2019. Pergantian menteri di kabinet menyebabkan proses administrasi pemain berusia 27 tahun ituterhenti di Kemenpora. Pandemi COVID-19 semakin membuat proses Klok menjadi Warga Negara Indonesia terhambat.

    Klok menyatakan bahwa dirinya tinggal melewati dua tahap lagi untuk kemudian melakukan sumpah setia kepada NKRI.

    "Setelah proses di DPR rampung, lalu tunggu persetujuan presiden. Setelah itu saya rasa prosesnya sudah selesai dan saya akan resmi menjadi warga negara Indonesia," kata dia.

    Keputusan Marc Klok pindah kewarganegaraan tergolong mengejutkan apalagi ia masih berusia 27 tahun. Namun keinginan memperkuat timnas Indonesia disinyalir menjadi alasan kuat Klok melepaskan kewarganegaraan Belanda-nya.

    Selain bisa menambah kekuatan Timnas Indonesia, proses naturalisasi Marc Klok juga akan menguntungkan Persija. Pasalnya skuad Macan Kemayoran bisa menambah pemain asing lagi untuk mengisi posisi Klok.

    Tak menutup kemungkinan Marc Klok bisa tampil bersama Timnas Indonesia untuk Pra Piala Dunia 2022, Oktober mendatang, atau minimal bermain dalam Piala AFF pada Desember.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.