Berita MU, Solskjaer Mulai Geram Jadwal Krusial Manchester United

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. Reuters

    Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mulai gelisah dengan jadwal pertandingan dalam sepekan ke depan. Ia menaruh perhatian timnya yang harus berlaga di tiga kompetisi berbeda dan memainkan tiga laga penting dalam tujuh hari. Menurut Ole, jadwal pertandingan semacam itu menjadikannya seperti bermain poker dan meraih semua target di beberapa kompetisi yang akan dilewatkan Setan Merah.

    Setelah bermain imbang melawan Southampton 2-2 pada Senin lalu, United akan meladeni Crystal Palace dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis malam waktu setempat. Setelah itu, Paul Pogba dan kawan-kawan akan bertanding melawan Chelsea di babak semifinal Piala FA, Ahad mendatang. Tiga hari berselang, MU akan melawan West Ham United di Old Trafford, Manchester.

    Bagi Ole, ketiga partai itu penting untuk pertaruhan Manchester United musim ini. MU harus memenangkan semua pertandingan untuk menjaga asa finis di empat besar Liga Inggris demi berlaga di Liga Champions Eropa musim depan. Mereka juga harus memenangkan Piala FA, satu-satunya gelar yang tersisa saat ini. Setelah itu, Ole akan membawa para pemainnya untuk berlaga di Liga Europa, Agustus mendatang.

    Kemungkinan besar, MU akan bertaruh pada partai terakhir melawan Leicester CIty untuk mengamankan tempat di zona Liga Champions. Sementara itu, Chelsea memiliki waktu dua hari lebih banyak untuk beristirahat setelah pertandingan melawan Norwich pada Selasa lalu. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Chelsea 1-0.

    “Ada kekhawatiran, jelas, mereka (Chelsea) akan memiliki 48 jam lebih banyak istirahat dan pemulihan. Kami berbicara tentang penjadwalan yang adil untuk memulai ulang setiap pertandingan, dan itu tidak terjadi. Tapi aku harus berpikir untuk memenangkan yang ini dan kemudian mengambil bagian pertandingan setelahnya,” kata Ole, dikutip dari The Sun, Kamis, 16 Juli 2020.

    Menurut Ole, 48 jam adalah perbedaan waktu yang besar pada kompetisi musim ini. Ia yakin perbedaan itu membuat Setan Merah adalah tim yang paling dirugikan, meski akhirnya pernyataan tersebut mendapatkan kritik dari sejumlah pesaingnya seperti Jurgen Klopp dan Jose Mourinho. "Jadi kami belum diberikan empat kartu as selama dua minggu terakhir. Tapi kami harus memasang poker face dan memainkan setiap kartunya dengan baik," ujar pelatih asal Norwegia itu.

    Ole juga menyinggung kembalinya Manchester City ke gelanggang Liga Champions setelah Badan Arbitrase Olahraga mengambulkan banding larangan bermain di kompetisi Eropa. terkenal dalam keputusan ini. “Financial Fair Play didatangkan untuk menjaga klub sepak bola berkelanjutan secara finansial, dan itu penting. Mereka memberi kita aturan. Itulah yang menjadi fokus kami dan kami akan membiarkan orang lain membahas haknya. Kekhawatiran saya adalah apa yang bisa dilakukan untuk bisa tetap bersaing," ujarnya.

    FARID NURHAKIM | THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.