Kinerja Arteta di Arsenal Lebih Buruk Ketimbang 4 Pendahulunya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Arsenal, Mikel Arteta memberikan instruksi saat memimpin latihan di tengah pandemi virus Corona. Arsenal merilis foto-foto latihan di situs dan Instagram resminya pada 22 Mei 2020. Instagram/@arsenal

    Pelatih Arsenal, Mikel Arteta memberikan instruksi saat memimpin latihan di tengah pandemi virus Corona. Arsenal merilis foto-foto latihan di situs dan Instagram resminya pada 22 Mei 2020. Instagram/@arsenal

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Arsenal Mikel Arteta memiliki catatan lebih buruk setelah menjalani 19 pertandingan Liga Inggris pertamanya ketimbang empat bos terakhir klub tersebut, termasuk Unai Emery yang dinilai gagal dan dipecat.

    The Gunners mengalami kekalahan yang mengejutkan, 0-1, dari Aston Villa, yang terancam degradasi, dalam lanjutan Liga Inggris Selasa malam lalu. Kekalahan membuat Arteta hanya meraih 30 poin dari 19 pertandingan pertamanya. Ia juga harus melihat Arsenal terpuruk di urutan kesepuluh klasemen.

    Mantan asisten Pep Guardiola di Manchester City ini baru memenangi 8 dari 19 pertandingan bersama Arsenal, imbang 6 kali dan kalah 5 kali.

    Pekerjaan Arteta di Emirates tampaknya tidak dalam “bahaya” meskipun hasilnya tidak konsisten. Arsenal sebelumnya mengalahkan Man City di Piala FA dan Liverpool di Liga Inggris.

    Posisi Arteta saat ini cukup unik, bila dibandingkan Emery misalnya, yang akan segera menjadi pelatih Villarreal. Arsenal memecatnya setelah lebih sedikit dari satu musim. Padahal performa awalnya lebih baik dari Arteta. Dalam setengah musim pertamanya, Emery mengumpulkan 11 kemenangan, juga 3 kekalahan, dengan total 38 poin.

    Pendahulu Emery, Arsene Wenger dan Bruce Rioch, keduanya juga memiliki catatan lebih baik daripada Arteta. Keduanya mencatat rekor identik dalam 19 pertandingan liga pertama mereka, menang 8 dan kalah 4 dengan 7 hasil imbang, untuk mengumpulkan 33 poin. George Graham, seperti halnya Emery, menang 11, imbang 5 kali, dan kalah hanya 3 kali.

    Kekalahan di Villa Park membuat Arteta memastikan Arsenal menelan 10 kekalahan di Liga Inggris untuk tiga musim secara berturut-turut. Ini adalah periode buruk The Gunners setelah era 80-an, saat mereka mengalami tujuh catatan serupa antara musim 1981/1982 dan 1987/1988.

    THE SUN | FARID NURHAKIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.