Gurauan Muarizio Sarri Usai Antar Juventus Juarai Serie A Liga Italia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. REUTERS

    Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaPelatih Juventus Maurizio Sarri sumringah setelah meraih gelar Liga Italia perdananya yang ditandai dengan kemenangan timnya 2-0 atas Sampdoria pada Minggu setempat atau Senin dini hari WIB.

    Kemenangan tersebut membuat Juve memiliki 83 poin, jumlah poin yang tidak dapat dikejar para pesaingnya di klasemen.

    Raihan itu merupakan gelar utama pertamanya setelah sebelumnya ia memenangi Liga Europa saat menukangi Chelsea, dan ia menjadi pelatih paling tua yang memenangi scudetto yakni 61 tahun enam bulan.

    Sarri juga bergurau sambil merendah saat ditanyakan apa yang ia sampaikan kepada para pemainnya setelah memastikan gelar juara.

    "Saya katakan kepada mereka, jika Anda menang bersama saya yang tidak pernah memenangi apapun, (kualitas) Anda pasti benar-benar bagus," guraunya, kepada Sky Sport Italia.

    Sarri menegaskan, keberhasilan meraih scudetto itu terasa spesial. "Ini tentu saja merupakan perasaan yang istimewa. (Liga) ini sulit dimenangi, bahkan lebih sulit lagi untuk tetap meraih kemenangan, sebab menerima anugerah di olahraga ini merupakan kebohongan terbesar di dunia," kata dia.

    "Ini bukan sesuatu yang mudah. Ini merupakan perjalanan yang panjang, berat, dan membuat stres, dan skuat ini layak mendapat kredit karena terus menemukan rasa lapar dan determinasi untuk terus melaju setelah delapan kemenangan beruntun," tambahnya.

    Setelah peluit panjang berbunyi, Sarri langsung berlari menuju ruang ganti. Sebagai seorang perokok, apakah Sarri langsung keluar lapangan agar dapat merokok?

    "Saya meninggalkan lapangan karena saya berusaha menghindari siraman air, sebab itu pasti akan dilakukan, namun saya tidak mampu menghindar," ucap Sarri.

    Juventus menjadi klub pertama di lima liga papan atas Eropa yang mampu meraih sembilan gelar secara beruntun.

    "Cristiano Ronaldo dan Dybala membuat perbedaan di lapangan, tentu saja mereka layak mendapat kredit, namun klub di belakang mereka sangat penting. Kami memiliki presiden dan direktur-direktur yang menghadiri latihan setiap hari, ada di sana untuk bertukar pikiran, mencari tahu apakah Anda perlu sesuatu dan perlu menambah bensin di tangki tim ini," ujar Sarri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.