Serie A: Pengusaha AS, Dan Friedkin, dan Konsorsiumnya Ambil Alih AS Roma

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang AS Roma Henrikh Mkhitaryan, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Inter Milan dalam pertandingan Liga Italia di Stadio Olimpico, Roma, 20 Juli 2020. REUTERS/Alberto Lingria

    Gelandang AS Roma Henrikh Mkhitaryan, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Inter Milan dalam pertandingan Liga Italia di Stadio Olimpico, Roma, 20 Juli 2020. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, JakartaSebuah konsorsium pimpinan pengusaha Amerika Serikat Dan Friedkin sudah menyepakati kesepakatan membeli klub raksasa Serie A, AS Roma.

    "AS Roma SPV akan mentransfer ke Friedkin saham pengendalinya di klub ini dan sejumlah aktivitas terkait, termasuk dana yang tersedia untuk klub ini guna mendukung kapitalisasi yang sudah diperkirakannya," kata klub ini dalam pernyataan tertulis seperti dikutip laman ESPN.

    "Transaksi ini diharapkan ditutup paling telat akhir Agustus 2020."

    Jim Pallotta, presiden Roma, berkata, "Saya senang memastikan bahwa kami sudah mencapai kesepakatan dengan Friedkin Group untuk menjual AS Roma."

    "Kami sudah menandatangani dokumen-dokumen dan dalam beberapa hari ke depan kami akan bekerja sama dalam merampungkan jalur formal dan legal yang akan membawa kepada perubahan yang menangani klub ini."

    Pallotta yakin akuisisi oleh Dan Friedkin cs ini membuat masa depan AS Roma menjadi cemerlang.

    Terakhir kali Roma berganti kepemilikan pada 2012 ketika diambil alih oleh kelompok investor AS pimpinan Pallotta yang menjadi presiden klub. Namun mereka tak berhasil meningkatkan peruntungan di bawah Pallotta. Terakhir kali mereka menjuarai Serie A pada 2001.

    Asset-asset milik Friedkin Group merentang luas di mana-mana yang di antaranya jaringan distributor Toyota terbesar di dunia dan sejumlah resort mewah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.