Berita Bursa Transfer: Presiden PSG Tak Akan Lepas Neymar dan Mbappe

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Paris St Germain Neymar, melewati pemain Atalanta Mattia Caldara, dalam pertandingan perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, 13 Agustus 2020. REUTERS/Rafael Marchante/Pool

    Penyerang Paris St Germain Neymar, melewati pemain Atalanta Mattia Caldara, dalam pertandingan perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, 13 Agustus 2020. REUTERS/Rafael Marchante/Pool

    TEMPO.CO, JakartaPresiden PSG Nasser Al-Khelaifi menegaskan bahwa Neymar dan Kylian Mbappe akan tetap bermain di klub itu pada musim depan. PSG tidak akan membiarkan kedua pemain ini pergi.

    Kedua superstar itu menjadi bagian instrumental saat PSG berbalik menang 2-1 melawan Atalanta dalam Liga Champions yang membuat tim Liga Prancis ini untuk pertama kalinya melenggang ke semifinal kompetisi ini sejak 1994-1995.

    Baca Juga: Neymar Samai Rekor Messi di Liga Champions

    Kedua pemain masih terikat kontrak sampai Juni 2022 dan PSG akan berusaha meyakinkan mereka agar menandatangani kontrak baru musim gugur nanti dan memperpanjang kehadiran mereka di ibu kota Prancis itu. Neymar diincar Barcelona, sedangkan Kylian Mbappe dibidik oleh Real Madrid.

    Namun menurut Al-Khelaifi kedua pemain tidak akan hengkang dari PSG pada musim panas ini.

    "Mbappe dan Neymar adalah termasuk pemain-pemain terbaik di dunia, mungkin di empat besar atau bahkan tiga besar," kata Al-Khelaifi kepada stasiun televisi Prancis RMC Sport seperti dikutip laman ESPN.

    Baca Juga: PSG dan Atalanta Memang Beda Kelas

    "Neymar adalah man of the match, dia sudah melewatkan pertandingan yang hebat. Kami sudah menemukan Neymar dalam tiga bulan terakhir, dia sudah banyak berubah di tim ini. Saya merasakan sesuatu yang spesial."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Sudah Periode Kedua Jokowi

    Tak ada perayaan besar untuk memperingati satu tahun pertama periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2020.