Kai Havertz Pecahkan Rekor Transfer Chelsea, Kalah Mahal dari 4 Pemain Lain

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain baru Chelsea, Kai Havertz. (instagram/@chelseafc)

    Pemain baru Chelsea, Kai Havertz. (instagram/@chelseafc)

    TEMPO.CO, JakartaKai Havertz bergabung dengan Chelsea sekaligus menjadi pemain termahal yang pernah dibeli klub Liga Inggris itu. Ia didatangkan dari Bayer Lverkusen seharga 72 juta pound sterling (Rp 1,4 triliun).

    Pemain 21 tahun itu memecahkan rekor transfer Chelsea sebelumnya yang dipegang Kepa, yakni 71 juta pound.

    Meski menjadi yang termahal di Chelsea, Havertz bukanlah pemain termahal di Liga Inggris. Harganya masih kalah dari empat pemain lain, yakni Paul Pogba, Harry Maguire, dan Romelu Lukaku. Ia menyamai harga Nicolas Pepe.

    Baca Juga: Resmi Direkrut Chelsea, Kai Havertz: Mimpi yang Jadi Kenyataan

    Inilah perbandingan harga para pemain itu:

    1. Paul Pogba
    Gelandang Prancis ini menjadi pemain termahal yang masuk ke Liga Inggris, saat dibeli Manchester United dari Juventus pada 2016. Harganya adalah 89 juta pound (Rp 1,7 triliun)

    2. Harry Maguire
    Dari Leicester City ke Manchester United pada tahun lalu. Harganya 80 juta pound (Rp 1,5 triliun).

    3. Virgil van Dijk
    Dari Southampton ke Liverpool pada 2018. Harganya 75 juta euro (Rp 1,4 triliun).

    4. Romelu Lukaku
    Dari Everton ke Manchester United pada 2017. Harganya 75 juta pound (Rp 1,4 triliun). Kini ia bermain di Inter Milan.

    5. Nicolas Pepe
    Dari Lille ke Arsenal pada 2019. Harganya 72juta pound (Rp 1,4 triliun).

    Kai Havertz menjadi pemain kelima yang direkrut Chelsea di bursa transfer kali ini, setelah Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, dan Thiago Silva. Belanja The Blues pun kini mencapai lebih dari 200 juta pound (Rp 3,9 triliun).

    MIRROR | THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.