Jadi Pemain Chelsea, Kai Havertz Ingin Belajar Banyak dari Frank Lampard

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain baru Chelsea, Kai Havertz. (instagram/@chelseafc)

    Pemain baru Chelsea, Kai Havertz. (instagram/@chelseafc)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kai Havertz menjadi pemain keenam Chelsea yang menjadi rekrutan Frank Lampard musim panas ini. Gelandang berusia 21 tahun ini telah menyelesaikan transfer dari Bayer Leverkusen dengan harga 71 juta pound sterling (sekira Rp 1,38 triliun).

    Harvertz mengikuti Hakim Ziych, Timo Werner, Ben Chilwell, Thiago Silva dan Malang Sarr merapat ke Stamford Bridge. Setelah menjalani hukuman larangan dua kali bursa transfer, The Blues kini banyak belanja pemain.

    Havertz diizinkan meninggalkan kamp pelatihan Timnas Jerman di Stuttgart untuk membereskan transfernya dari Leverkusen pada awal pekan ini. Dia dijadwalkan bergabung dengan skuad Joachim Low lagi pada saat pertandingan Jerman melawan Swiss di ajang Nations League pada hari Minggu.

    Namun, rencana itu berubah. Pelatih Kepala Timnas Jerman mengkonfirmasi bahwa Harvertz tidak akan bermain di Basel. Karena itu, sang pemain berlatih kebugaran di tempat latihan Chelsea.

    Havertz mengambil bagian dalam latihan individu di Cobham pada Sabtu. Pemain Jerman itu lega setelah mengakhiri ketidakpastian seputar masa depannya. Sekarang dia akan tetap berada di London barat di saat tim barunya tengah meningkatkan persiapan untuk laga perdana Liga Primer musim 2020-2021 di Brighton pada 14 September mendatang.

    Baca juga: 

    Pelatih Chelsea, Frank Lampard. REUTERS

    Dalam wawancara pertamanya sebagai pemain Chelsea, Havertz menyampaikan ambisinya meraih trofi bersama klub barunya. Pada kesempatan itu, dia juga mengungkapkan peran penting pelatih Frank Lampard di balik keputusannya pindah ke Stamford Bridge.

    "Tentu saya dia berpengaruh besar pada keputusan saya karena saya mengidolakannya sebagai pemain dan sangat sering menonton dia," kata Havertz di situs resmi Chelsea.

    "Saya rasa saya bisa belajar darinya sebagai manajer juga. Saya pikir dia orang yang sangat rendah hati."

    "Dia pemain yang hebat dan saya tidak sabar untuk bermain dengannya dan belajar darinya."

    Ditanya apa yang disuka dari Lampard sebagai pemain, Havertz menjelaskan, "Saya sangat menyukainya karena sangat ofensif, saya seperti dia, dan dia suka mencetak gol."

    Baca juga: Setelah Rekrut Kai Havertz, Chelsea Kini Kejar Kiper Edouard Mendy dari Rennes

    "Saya suka mencetak gol jadi dia akan banyak membantu saya di posisi saya dan mungkin juga hal-hal lain yang bisa saya tingkatkan. Saya tidak sabar bekerja dengannya."

    METRO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.