Kata Frank Lampard Soal Rumor Mason Mount Tak Bahagia Chelsea Rekrut Kai Havertz

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Chelsea, Frank Lampard. REUTERS

    Pelatih Chelsea, Frank Lampard. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Frank Lampard menanggapi rumor bintang Chelsea Mason Mount tak senang dengan kedatangan Kai Havertz. Pekan lalu, The Blues resmi merekrut pemain internasional Jerman itu dari Bayer Leverkusen dengan kontrak lima tahun.

    Havertz diboyong ke Stamford Bridge dengan tebusan 71 juta pound sterling. Pemain 21 tahun itu menjadi rekrutan termahal kedua Chelsea setelah Kepa Arrizabalaga. Ia akan menjadi opsi pilihan di lini tengah.

    Sebelumnya, media Jerman, Bild mengklaim Mount tidak senang terhadap kedatangan Kai Havertz karena khawatir bakal mendapat waktu bermain sedikit dengan kehadirannya di skuad Lampard.

    Menanggapi rumor itu pada Kamis ini, Lampard mengatakan: "Saya mengetahui cerita itu dan saya tahu itu dibuat oleh seseorang, terutama jika itu berasal dari Jerman."

    "Saya tidak yakin apakah dia memiliki kerabat di luar sana atau teman yang dia ajak bicara, itu adalah hal aneh untuk seorang Mason."

    Lampard meyakini pemain muda harus terus meningkatkan kemampuannya. Kehadiran pemain lain menurut dia akan menaikkan level permainan para pemainnya.

    Ia pun memastikan bakal adil dalam menentukan siapa saja pemain yang akan dipasang dalam setiap pertandingan dengan melihat bagaimana saat pemain berlatih dan kinerjanya.

    Baca juga: Tanggapan Sinis Klopp dan Solskjaer Soal Belanja Besar-besaran Chelsea

    "Semua orang harus positif memasuki musim ini. Berlatih dan bermain sebaik mungkin dan khawatir tentang skuad serta hasil yang didapat sebagai sebuah tim," kata Frank Lampard.

    METRO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.