Klasemen Liga Inggris Pekan Kedua Usai Man City Kalahkan Wolves 3-1

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Liga Primer Inggris

    Logo Liga Primer Inggris

    TEMPO.CO, Jakarta - Leicester City memuncaki klasemen Liga Inggris setelah rangkaian pertandingan pekan kedua usai.

    Pada Senin dinihari, Leicester mampu meraih kemenangan 4-1 saat menjamu Burnley. Hasil itu mengantar mereka ke puncak dengan torehan enam poin dari dua laga, unggul selisih gol dari Everton, Arsenal, Liverpool, dan Crystal Palace.

    Pada Selasa dinihari WIB, ada dua laga yang tersaji. Manchester City mengalahkan Wolverhampton 3-1, sedangkan Aston Villa menang 1-0 atas Sheffield United.

    Man City menang berkat gol Kevin de Bruyne (penalti), Phil Foden, dan Gabriel Jesus. Gol Wolves dicetak Raul Jimenez.

    City, yang baru bermain sekali, kini menempati posisi ketujuh klasemen, sedangkan Wolves berada di posisi 12 dengan nilai 3.

    Hasil Liga Inggris pekan kedua
    Everton vs West Bromwich Albion 5-2
    Leeds United vs Fulham 4-3
    Manchester United vs Crystal Palace 1-3
    Arsenal vs West Ham United 2-1
    Southampton vs Tottenham Hotspur 2-5
    Newcastle United vs Brighton 0-3Chelsea vs Liverpool 0-2
    Leicester City vs Burnley 4-2
    Aston Villa vs Sheffield United 1-0
    Wolverhampton Wanderers vs Manchester City 1-3.

    Klasemen Liga Inggris

    NoTimMainGolPoin
    1Leicester City2+56
    2Everton2+46
    3Arsenal2+46
    4Liverpool2+36
    5Crystal Palace2+36
    6Tottenham 2+23
    7Man City1+23
    8Brighton 2+13
    9Aston Villa1+13
    10Leeds United203
    11Chelsea203
    12Wolves203
    13Newcastle 2−13
    14Burnley1−20
    15Man United1−20
    16West Ham 2−30
    17Sheffield Utd2−30
    18Fulham2−40
    19Southampton2−40
    20West Brom2−60

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.