Edouard Mendy Vs Kepa Arrizabalaga, Siapa yang Layak Jadi Kiper No.1 Chelsea?

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Edouard Mendy. instagram.com/edou_mendy

    Edouard Mendy. instagram.com/edou_mendy

    TEMPO.CO, Jakarta - Chelsea telah memastikan kehadiran penjaga gawang Edouard Mendy yang mereka boyong dari klub Prancis Rennes. Dia disebut akan menjadi pesaing Kepa Arribazalaga untuk memperebutkan posisi penjaga gawang nomor satu The Blues.

    Melalui laman resminya, Chelsea memberi sinyal bahwa Mendy, Kepa dan juga Willy Caballero akan memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih oleh Manajer Frank Lampard.

    "Pemain internasional Senegal itu telah menandatangani kontrak lima tahun di Stamford Bridge dan akan berkompetisi dengan Kepa Arrizabalaga dan Willy Caballero untuk posisi di antara dua tiang musim ini," tulis Chelsea dalam pernyataan resminya.

    Memiliki bekal tubuh setinggi 197 cm, Mendy diyakini bisa membuat Kepa harus lebih bekerja keras untuk memperbaiki kualitasnya. Pasalnya, dari sisi tinggi tubuh saja Kepa sudah kalah 11 cm.

    Keunggulan fisik itu membuat Edouard Mendy sangat piawai dalam memotong bola di udara. Bersama Rennes musim lalu, dia tercatat melakukan 10,2 persen pemotongan umpan silang lawan di area pertahanannya. Kepa jelas tertinggal dengan hanya mencatatkan 7,2 persen saja.

    Mendy juga disebut unggul dalam hal penyelamatan. Dia sukses membuat 78,4 penyelamatan sukses dan tercatat sebagai penjaga gawang terbaik ketiga di Liga Prancis. Sebaliknya, Kepa hanya mencatatkan 54,5 persen penyelamatan dan merupakan yang terburuk di Liga Inggris dan lima kompetisi domestik utama Eropa.

    Statistik performa itu membuat Edouard Mendy sukses membawa Rennes menduduki posisi ketiga klasemen Liga Prancis musim lalu. Rennes pun berhasil meraih tiket Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah.

    Selain itu, Edouard Mendy juga pernah tercatat sebagai penjaga gawang terbaik di divisi dua Liga Prancis. Hal itu terjadi ketika dia bermain bersama Reims dan membawa timny menjuarai Ligue 2 pada 2016.

    Portfolio menawan itulah yang kemudian membuat Direktur Olahraga Chelsea, Petr Cech, merekomendasikan nama Edouard Mendy. Kebetulan Cech juga merupakan eks pemain Rennes sebelum bergabung bersama Chelsea pada 2004.

    Akan tetapi Edouard Mendy masih harus membuktikan bahwa kemampuanya memang spesial. Pasalnya Liga Inggris jelas memiliki tingkat kompetisi yang lebih keras ketimbang Liga Prancis.

    Dia harus belajar banyak dari pengalaman Kepa Arrizabalaga yang diboyong Chelsea dari Athletic Bilbao dua musim lalu. Diboyong dengan rekor sebagai penjaga gawang termahal di dunia senilai 80 juta euro, Kepa justru menjadi sorotan karena kerap tampil di bawah standar. 

    CHELSEA FC| SPORT MOLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.